Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Tradisi mandi balimau kembali digelar meriah sebagai penanda menyambut bulan suci Ramadan. Prosesi sakral ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga penegasan komitmen pelestarian budaya Melayu di Kabupaten Batubara.

Mandi balimau merupakan tradisi membersihkan diri menggunakan air bercampur limau dan rempah pilihan. Ritual ini dimaknai sebagai ikhtiar penyucian lahir dan batin agar masyarakat memasuki Ramadan dalam keadaan bersih, segar, dan penuh kesiapan spiritual.

Bupati Batubara, Baharuddin Siagian, menegaskan pentingnya menjaga tradisi sebagai warisan identitas daerah. Menurutnya, budaya lokal tidak boleh tergerus zaman dan harus terus diwariskan kepada generasi mendatang.

“Tradisi adalah akar. Jika akar kuat, pohon peradaban akan tetap berdiri kokoh,” tegasnya di sela kegiatan.

Prosesi mandi balimau berlangsung khidmat sekaligus semarak. Unsur pemerintah daerah, perwakilan BUMN dan perbankan, pimpinan lembaga daerah, tokoh adat, serta masyarakat turut hadir.

Baca Juga :  DPRD Batubara Sahkan APBD 2025, Fokus Pembangunan Berbasis Kinerja dan Efisiensi

Seluruh tamu dan warga yang mengikuti prosesi diguyur air wewangian sebagai simbol pembersihan diri. Warga juga membawa pulang air balimau dan menerima pembagian daging sebagai bagian dari tradisi kebersamaan.

Kepala Bank Sumut Cabang Lima Puluh, Teddy Pribadie, mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang konsisten menjaga identitas budaya Melayu Batubara. Kemudian, pihaknya menegaskan komitmen untuk mendukung program pelestarian budaya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Selain balimau, Pemerintah Kabupaten Batubara juga terus merawat tradisi pesta tapai yang digelar sebulan penuh di Desa Dahari Selebar. Warga menjajakan lemang dan tapai khas daerah, menjadikan kegiatan ini bukan hanya ajang budaya, tetapi juga ruang perputaran ekonomi lokal.

Baca Juga :  Lagi, 2 Mantan Anggota DPRD Sumut Tersangka Suap Gatot Ditahan KPK

Data pelaksanaan pesta tapai mencatat transaksi mencapai Rp5,892 miliar selama 28 hari. Rata-rata perputaran harian sekitar Rp210 juta dari 266 tenan. Angka ini menunjukkan bahwa tradisi budaya mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat secara nyata.

Tak hanya itu, tradisi ‘mogang’ atau makan daging bersama dengan duduk bersila di atas tikar juga tetap dilestarikan. Kegiatan ini memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas sosial, dan semangat gotong royong masyarakat Melayu Batubara.

Rangkaian tradisi menyambut Ramadan ini memperlihatkan bahwa budaya bukan sekadar seremoni, melainkan kekuatan sosial dan ekonomi yang hidup di tengah masyarakat. Di Batubara, warisan leluhur tetap terjaga, sekaligus bergerak seiring pembangunan daerah. (Ril).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara
Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata
Membaca Ulang Polemik Tim Kreatif dan Pers di Batubara
Baharuddin Siagian Lulus Doktor dengan Predikat A+, Tekankan Pentingnya Pemimpin Cinta Ilmu
SMSI Batubara Apresiasi Kinerja Kasat Narkoba AKP Arifin Purba, 46 Kasus Narkoba Terungkap dalam Dua Bulan
IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih
Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara
Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:29 WIB

Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara

Rabu, 1 April 2026 - 23:24 WIB

Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:11 WIB

Membaca Ulang Polemik Tim Kreatif dan Pers di Batubara

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:09 WIB

Baharuddin Siagian Lulus Doktor dengan Predikat A+, Tekankan Pentingnya Pemimpin Cinta Ilmu

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:29 WIB

SMSI Batubara Apresiasi Kinerja Kasat Narkoba AKP Arifin Purba, 46 Kasus Narkoba Terungkap dalam Dua Bulan

Berita Terbaru

BATUBARA

Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara

Kamis, 2 Apr 2026 - 16:29 WIB

BATUBARA

Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata

Rabu, 1 Apr 2026 - 23:24 WIB