Zulnas.com, BATUBARA – Pemerintah Kabupaten Batubara kembali merealisasikan salah satu komitmen politik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Batubara, Dr. H. Baharuddin Siagian, dan Syafrizal dengan menyalurkan insentif kepada bilal mayit, penggali kubur, dan guru mengaji di seluruh Kabupaten Batubara.
Penyaluran insentif yang berlangsung di Kantor Bupati Batubara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (13/7/2026), menjadi bukti bahwa perhatian terhadap para pelayan sosial keagamaan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah, meski di tengah tantangan efisiensi anggaran yang diberlakukan secara nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Batubara Syafrizal, unsur Forkopimda, Kepala Kejaksaan Negeri Batubara, Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Penjabat Sekretaris Daerah, para kepala OPD, Ketua MUI Kabupaten Batubara, Ketua Baznas Kabupaten Batubara, Ketua PD Al-Washliyah Batubara, para camat, serta sejumlah tokoh akademisi.
Rangkaian acara diawali dengan laporan Ketua Baznas Kabupaten Batubara H. Jum’ah Haidir Syah, dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu serta penyaluran insentif kepada para guru mengaji, bilal mayit, dan penggali kubur.
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian menegaskan bahwa insentif tersebut bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk penghormatan pemerintah kepada mereka yang selama ini mengabdikan diri melayani masyarakat tanpa mengenal waktu.
Menurutnya, nilai insentif yang diberikan memang belum sebanding dengan pengorbanan dan dedikasi para penerima. Namun, pemerintah ingin memastikan bahwa jasa para guru mengaji, bilal mayit, dan penggali kubur tidak pernah luput dari perhatian.
“Pemerintah Kabupaten Batubara ingin memastikan bahwa keberadaan para guru mengaji, bilal mayit, dan penggali kubur benar-benar dihargai. Kami akan terus berupaya agar program-program pro-rakyat dan pro-keagamaan seperti ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan semakin ditingkatkan kualitasnya,” ujar Baharuddin sebagaimana rilis yang diterima dari kominfo Batubara.
Bupati juga menitipkan harapan kepada para guru mengaji agar terus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an.
Sementara kepada bilal mayit dan penggali kubur, ia menyampaikan penghargaan atas pengabdian mereka yang selalu hadir membantu masyarakat, khususnya saat keluarga menghadapi musibah kematian.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Batubara akan terus mengevaluasi berbagai program kesejahteraan bagi para pejuang keagamaan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Di akhir sambutannya, Baharuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Batubara yang maju, sejahtera, religius, dan penuh keberkahan.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Batubara H. Jum’ah Haidir Syah menyampaikan apresiasi kepada Bupati Baharuddin Siagian dan Wakil Bupati Syafrizal yang kembali mempercayakan Baznas sebagai penyalur insentif bagi para pelayan sosial keagamaan pada tahun 2026.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi Baznas untuk terus meningkatkan pelayanan kepada umat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Batubara.
Ia juga mengapresiasi komitmen pemerintah daerah yang tetap mengalokasikan anggaran untuk insentif para bilal mayit, penggali kubur, dan guru mengaji meskipun daerah sedang menghadapi tantangan efisiensi anggaran.
“Kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat sekaligus menjadi bukti nyata perhatian terhadap kesejahteraan para pelayan keagamaan di Kabupaten Batubara,” ungkapnya.
Penyaluran insentif tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa komitmen politik Baharuddin Siagian dan Syafrizal untuk meningkatkan kesejahteraan para pelayan keagamaan tidak berhenti pada janji kampanye, tetapi terus diwujudkan melalui program-program nyata yang menyentuh langsung masyarakat. (Ril).












