Numpang Ditiang PLN, Zahir Ingin Pasang Lampu Solar Sel

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juli 2019 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Batubara didampingi Ketua TBUPP saat melakukan kajian untuk pembangunan Batubara

Bupati Batubara didampingi Ketua TBUPP saat melakukan kajian untuk pembangunan Batubara

Zulnas.com, Batubara — Bupati Batubara Ir Zahir M.Ap menyebutkan keinginannya untuk mengganti lampu penerangan jalan dengan menggunakan sistem panel surya atau solar sel.

Meski pemasangan lampu jalan menggunakan cahaya matahari, tetapi pemda setempat tetap membayarkan kewajibannya sebagai konsumen dengan membayar tagihan rekening listrik kepada perusahaan plat merah itu.

“Kemarin, kami rapat dengan pihak PLN membahas tentang lampu jalan. Banyak tiang lampu yang tak dipasang penerangan, tetapi tagihannya tetap dibayar oleh pemda Batubara”, kata Bupati Batubara Ir Zahir pada acara Dialog Ilmiah membahas tentang TBUPP di Rumah Makan Buffett Mangga di Kecamatan Sei Suka belum lama ini.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebutkan penerangan lampu jalan di sepanjang jalan protokol pada akses keluar masuk kenderaan selama ini gelap. Dimasa, kepemimpinan Zahir- Oky, ia menginginkan lampu penerangan jalan itu dapat dipasang untuk menambah penerangan bagi pengendara saat melintas di wilayah hasil pemekaran dari Kabupaten Asahan itu.

Bupati Batubara Ir Zahir

* Zahir Minta Cari Regulasi

Sejauh ini, kata Zahir, memang belum ada regulasi yang mengatur khusus dalam konteks itu yakni pemanfaatan aset atau tiang milik PLN sebagai salah satu tempat pembangunan mesin solar sel, namun, ia berharap dengan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dengan pihak PLN Persero dapat membuat MoU dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Proyek 3,7 Milyar Kupak-kapik, Jami Nasution Sebut Perencanaan Tidak Matang

“Coba nanti pemda dan pihak PLN dapat mendiskusikan aturan dan regulasinya, jika memang bisa, kita akan pasang listrik dengan menggunakan cahaya matahari dan numpang di tiang PLN. Tolong cari regulasinya”, pinta Zahir pada acara dengar pendapat diruang kerjanya itu.

Plt BPPRD Batubara Rijali

* Efesiensi Tagihan Lampu Jalan

Sebelumnya, Plt Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Batubara Rijali mengaku hitungan tagihan lampu jalan yang diajukan pihak PLN (Persero) dalam tagihannya tidak menggunakan data real dalam pemakaian listrik, namun ia juga memaklumi penggunaan data titik kordinat semasa pemerintahan lalu tentang penerangan jalan yang terpasang tidak sedetail tagihan yang dibayarkan.

“Kita bukan tidak mau membayarkan tagihan lampu jalan, tetapi kita inginkan seberapa besar pemakaian lampu jalan pemda sehingga kita tau uang yang kita bayarkan itu sudah sesuaikah dengan pakaian yang kita gunakan”, ujar Rijali diruang kerjanya, kamis (25/07/2019).

Selama ini, kata Rijali, pembayaran lampu jalan per titik kordinat yang ditagih pihak PLN setempat jumlahnya bervariatif. Jumlah yang dibayarkan pemda itu rata-rata pemakaian asumsi yang diajukan oleh pihak PLN Persero.

Sementara kita menginginkan pembayaran tagihan itu disesuaikan dengan berapa tingkat pemakaian yang kita pakai supaya data pembayaran yang ditagih itu sesuai bukan disesuaikan.

Baca Juga :  Latih Kesigapan, Damkar Batubara Gelar Simulasi Penanganan Kebakaran

Rijali mencontohkan. Tagihan pembayaran untuk satu titik kordinat di salah satu lokasi kecamatan sebesar 21 juta. Sementara dari angka yang dibayarkan itu tidak terdapat berapa pastinya jumlah pakai titik lampu yang dihitung pihak PLN setempat.

“Kalau misalnya tagihan yang dibayar itu 21 juta, pertanyaannya berapa sebenarnya daya yang dikeluarkan oleh PLN, apa ada rupanya pakaian sampai 1000 what dilokasi itu. Kalau dihitung dari beban yang dibayarkan bebannya itu belum sesuai”, sebutnya.

Plt kepala BPPTD Batubara Rijali dan Kepala PLN Ranting Tanjung Tiram Edi Saleh Siregar

Selanjutnya dia menjelaskan, pemakaian lampu jalan yang terpasang di titik lokasi jalan, selama ini masih simpang siur, karena itu, rencana pemerintah daerah untuk melakukan efesiensi pembayaran tagihan lampu jalan itu cukup beralasan dimulai dari skema peremajaan lampu jalan.

Rencana peremajaan lampu jalan itu, kata dia, pemda juga tidak mau memutuskan hubungan secara sepihak sebagai pelanggan terhadap pihak PLN, tetapi, pemerintah daerah berencana, dari jumlah titik yang dipasang dan dibayar itu sebahagian akan dialihkan pada konsep peremajaan lampu jalan.

“Jadi, bukan kita berhenti berlangganan, tagihan yang kita bayarkan itu tetap, namun sebahagian titik kordinatnya kita alihkan untuk peremajaan pada jalan protokol sesuai dengan keinginan kepala daerah bupati Batubara”, ujarnya.

Untuk mengambil langkah itu, kata Rijali, pihak pemerintah tentu akan melibatkan instansi yang terkait seperti PUPR dan Dinas Tarukim mengenai pemasangan tiang dan lampu jalan dan pemeliharaannya. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Optimisme Baru Pemekaran Sumatera Pantai Timur Meguat, Komite Siap Paparkan Kajian ke Gubernur
Ramadhan Zuhri Ingatkan Gubernur Sumut Jangan Salah Cakap
Rakerda SMSI Perkuat Soliditas dan Peran Media dalam Pembangunan Daerah Batubara
Hasil Lidik Polisi: Perempuan Tewas di Hotel Sorake Batubara Ternyata Korban Pembunuhan
Bobby Respon Pemekaran Pantai Timur, Irwansyah Cerita Soal Perspektif Baharuddin Siagian
Eks Bupati Doakan Baharuddin Jadi Gubernur “Sumatera Pantai Timur”, Sinyal Politik atau Sekadar Gurauan?
Bupati Batubara Tinjau Koperasi Merah Putih di Padang Genting, Warga Antusias Manfaatkan Layanan Publik
Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Saroke di Batubara, Polisi Lidik

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 18:25 WIB

Optimisme Baru Pemekaran Sumatera Pantai Timur Meguat, Komite Siap Paparkan Kajian ke Gubernur

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Ramadhan Zuhri Ingatkan Gubernur Sumut Jangan Salah Cakap

Kamis, 23 April 2026 - 21:14 WIB

Rakerda SMSI Perkuat Soliditas dan Peran Media dalam Pembangunan Daerah Batubara

Kamis, 23 April 2026 - 12:09 WIB

Hasil Lidik Polisi: Perempuan Tewas di Hotel Sorake Batubara Ternyata Korban Pembunuhan

Kamis, 23 April 2026 - 10:43 WIB

Bobby Respon Pemekaran Pantai Timur, Irwansyah Cerita Soal Perspektif Baharuddin Siagian

Berita Terbaru

BATUBARA

Ramadhan Zuhri Ingatkan Gubernur Sumut Jangan Salah Cakap

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:04 WIB