Kadis Sosial : Penerima Bansos PKH dan BPNT Kedepan Akan Ditinjau Ulang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 April 2019 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com.Batubara –Dinas sosial Kabupaten Batubara menggelar sosialisasi dan konsolidasi penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di aula pendopo simpang dolok Kecamatan Lima Puluh, senin (29/04/2019).

Dalam pertemuan itu, sejumlah hal penting dibahas mulai dari kelompok penerima manfaat (KPM), keberadaan agen e-warung sebagai perpanjangan tangan pemerintah bahkan kemungkinan kelompok penerima manfaat dari program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT kedepan akan ditinjau ulang.

Baca Juga : Pemahaman Keliru, Jika Jumlah Penerima PKH naik, Angka Kemiskinan Menurun

Pada pertemuan itu turut hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batubara Drs Bahrumsyah, kepala Bank Mandiri Rayon Tebing Tinggi Hery, Distributor Pimpinan CV Maju Bersama dan Pimpinan CV Panda Jaya, para TKSK dan puluhan agen e-warung sekabupaten Batubara.

Baca Juga :  TM Gemkara Demo Sekda Sebut 'Tak Becus' Pimpin Birokrasi di Batubara

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batubara Drs Bahrumsyah menyebutkan banyaknya persoalan persoalan yang dihadapi dalam penyaluran bantuan sosial baik PKH maupun bantuan pangan Non tunai perlu menjadi perhatian bersama.

Dimana dalam penyaluran bantuan sosial itu masih banyak yang menjadi problem baik dalam sasaran kelompok penerima manfaat (KPM) maupun terhadap agen sebagai distributor dan para agen e-warung sebagai penyalur.

“Masih banyak warga penerima bansos itu yang tidak tepat sasaran, mereka masih bisa kredit motor dan kredit bahan-bahan yang mewah. Ini harus menjadi perhatian bagi para tenaga pendamping baik PKH maupun BPNT, agar temuan itu dapat dievaluasi”, ujar Bahrumsyah.

Bahrumsyah menjelaskan, bahwa secara petunjuk teknis atau pedum, Dinas sosial tidak masuk pada ranah penyaluran bansos, tetapi Dinsos, katanya, berkewenangan untuk mengetahui siapa penyalur, kepada siapa disalurkan, berapa kuota yang disalurkan kepada agen berapa pula kuota yang tersisa dalam penyalurannya. Sehingga semuanya itu akan dapat dikontrol dari pihak tenaga pendamping baik pendamping PKH maupun TKSK.

Baca Juga :  Selama 2019, Retribusi PAD Dua Dinas di Batubara Nihil

“Teman-teman dari petugas pendamping diharapakan dapat menyiapkan administrasi agar dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat itu dapat dikontrol dengan baik”, tegas Bahrumsyah.

Lebih lanjut dikatanya, data rembuk desa dari pemerintahan desa perlu ditinjau ulang, karena, banyak yang harus diperhatikan mulai dari kelayakan calon penerima begitu juga sebaliknya, jika memang calon penerima tidak layak berdasarkan rembuk desa, maka semuanya itu juga harus dievaluasi. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Baharuddin Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih, Batubara Bersiap Menjadi Kekuatan Baru Sektor Kelautan
Pansus DPRD, Plasma Kebun, Mengembalikan Hak, dan Membangun Kesejahteraan
DPRD Batubara Segera Bentuk Pansus Plasma Perkebunan, Harapan Baru Bagi Masyarakat
Ustadz M. Zein Damanik Doakan Raih Haji Mabrur
Muskab I SMSI Sergai Tetapkan Zuhari Sebagai Ketua Periode 2026–2029
Baharuddin Siagian Bahagia, WTP Jadi Fondasi Awal Membangun Pemerintahan yang Sehat
Raih WTP, Baharuddin Siagian Sumringah
PB Gemkara Sembelih Hewan Kurban, Perkuat Sinergi dengan Pemkab Batubara

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:54 WIB

Bupati Baharuddin Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih, Batubara Bersiap Menjadi Kekuatan Baru Sektor Kelautan

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:28 WIB

Pansus DPRD, Plasma Kebun, Mengembalikan Hak, dan Membangun Kesejahteraan

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:43 WIB

DPRD Batubara Segera Bentuk Pansus Plasma Perkebunan, Harapan Baru Bagi Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:11 WIB

Muskab I SMSI Sergai Tetapkan Zuhari Sebagai Ketua Periode 2026–2029

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Baharuddin Siagian Bahagia, WTP Jadi Fondasi Awal Membangun Pemerintahan yang Sehat

Berita Terbaru