Diduga Jatuh, ABK Nelayan Hilang Diperairan Pulau Pandang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 April 2019 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Seorang ABK Pukat Teri Fahmi 21 warga Dusun II Desa Kampung Lalang Kec Tanjungtiram, Kab Batubara hilang dan diduga terjatuh dan tenggelam ke laut saat melakukan penangkapan ikan di sekitar perairan Pulau Pandang dan Salah Namo, Minggu (31/4/2019), sekira pukul 18.00 sore. 

Hingga sampai saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan kalangan nelayan beserta keluarga korban, namun korban masih belum ditemukan.

Menurut nelayan, kronologis terjatuhnya Fahmi terjadi pada Senin (1/4/2019) sore. Para Anak Buah Kapal (ABK) mengatakan korban diketahui hilang saat waktu makan, tidak kelihatan didalam kapal oleh kalangan ABK dan diduga telah jatuh dan tenggelam ke laut.

Baca Juga :  Keberatan Secara Institusi, Kejaksaan Akan Laporkan Yang Catut Foto Kajari Batubara
Abang kandung korban, Sabaruddin saat memberikan keterangan di Tanjung Tiram, Senin (02/04/2019) siang. (Zulnas)

“Sebelumnya posisi duduk korban
disekitar burit kapal. Saat tiba waktu makan korban sudah tidak kelihatan di posisinya”, ujar Saparuddin abang korban.

Para nelayan sejak pagi sudah turun ke laut untuk melakukan pencarian, namun sampai kini belum membuahkan hasil.

Baca Juga :  Camat Ingatkan Kades Suka Jaya, Proyek Tambat Labuh Jangan Ditunda-tunda

“Korban melaut sebagai ABK nelayan pukat teri untuk memenuhi kebutuhan hidup.Mungkin ini sudah suratannya jatuh kelaut saat mencari nafkah,” ujarnya dan mengaku adiknya Fahmi tidak bisa  berenang. Sampai saat ini sanak keluarga korban masih menunggu informasi dari pihak nelayan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batubara Muhammad Nasir Yohanan saat dihubungi via WhatsApp pada senin (02/04/2019) sekira 14.00 wib tidak ada memberikan jawaban meski pesan terkirim.

Beberapa kali dihubungi melalui via telpon seluler, Kaban BPBD Muhammad Nasir Yohanan juga tidak aktif. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan
Gas Melon, Data Kemiskinan, dan Pertaruhan Kebijakan di Batubara
Libur Distribusi Jadi Pemicu Kelangkaan, Disnakerperindag Batubara Ungkap Fakta LPG 3 Kg
“Secangkir Kopi, Sejuta Harapan, UMKM Menghidupkan Pesisir Tanjung Tiram”
Warga Mengeluh Gas LPG Langkah, Disperindag Batubara Ngaku Telah Turun Lapangan
Gas LPG 3 Kg Langka di Tanjung Tiram, Harga Tembus di Atas HET
Mengulas Pejabat Yang Dilantik Baharuddin Siagian
Bupati Baharuddin Siagian ‘Rombak’ Pejabat Batubara, Ini Daftar namanya!

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:10 WIB

Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:47 WIB

Gas Melon, Data Kemiskinan, dan Pertaruhan Kebijakan di Batubara

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:32 WIB

Libur Distribusi Jadi Pemicu Kelangkaan, Disnakerperindag Batubara Ungkap Fakta LPG 3 Kg

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:16 WIB

“Secangkir Kopi, Sejuta Harapan, UMKM Menghidupkan Pesisir Tanjung Tiram”

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:14 WIB

Warga Mengeluh Gas LPG Langkah, Disperindag Batubara Ngaku Telah Turun Lapangan

Berita Terbaru