Lestarikan Kebudayaan, Bupati Batubara Akan Pugar Istana Niat Lima Laras

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 Januari 2019 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batubara,zulnas.com – Sebagai bentuk tanggungjawab dan melestarikan kebudayaan, Bupati Kabupaten Batubara akan melakukan pemugaran terhadap Istana Niat Lima Laras.

“Saya fikir tentang sejarah keberadaan kedatuan ini akan sama-sama kita pelajari lebih mendalam. Tapi yang jelas, saya selaku Bupati di Kabupaten Batubara akan menaruh perhatian khusus untuk kita mulai secara bertahap pemugaran bangunan peninggalan sejarah ini,” ungkap Zahir saat kegiatan pagelaran dan pameran Kedatuan Batubara tahun 2019 di Istana Niat Lima Laras, Desa Lima Laras, Kecamatan Tanjung Tiram, Selasa (1/1/2019).

Selain Istana Niat Lima Laras, pemugaran juga akan dilakukan di Istana Indrapura dan beberapa meriam yang keberadaannya selama ini kurang diperhatikan oleh Pemerintah Daerah.

Menurutnya, sekecil apapun peninggalan sejarah wajib kita lestarikan. Sebab, era pembangunan ini jika ditinjau dari aspek pendidikan, para ilmuan, pelajar atau mahasiswa maka akan menggali sejarah berdirinya peninggalan-peninggalan sejarah. Mulai dari siapa pendiri, dari mana asal muasal, benda yang ditempatkan berasal dari mana, berapa tenaga kerja, berapa lapa dibangun, mengapa berlantai 4, mengapa bertangga memutar dan sebagainya.

Baca Juga :  DPD Partai Golkar Batubara Gelar Safari Ramadhan 1446 H, Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Berkah

Sedangkan dari sisi ekonomi, peninggalan-peninggalan sejarah akan mendapat kunjungan dari wisatawan yang akhirnya akan menaikkan perekonomian bagi warga disekitarnya.

“Karenanya, saya berharap kepada seluruh masyarakat Batubara yang sempat memiliki dan menyimpan benda-benda peninggalan Istana Niat Lima Laras, maka segera kita kembalikan,” ujarnya.

Dikatakannya, kegiatan pagelaran dan pameran kedatuan Batubara tahun 2019, baru pertama sekali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh kedatuan di Batubara. Namun sayang, banyak barang-barang peninggalan sejarah berdirinya kedatuan ini yang keberadannya sudah berpindah tempat. Seperti singgahsana (kursi raja), lampu, lemari, keris, tombak, payung, tempayan dan sebagainya.

“Kepada para keturunan dan kedatuan ini, sisa-sisa peninggalan sejarah yang masih ada jangan dijual. Saya selaku bupati akan berusaha mengembalikan istana peninggalan sejarah ini untuk kita pugar agar tampak berdiri megah dan menjadi perhatian dunia Internasional khususnya Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga :  Luncurkan Program "Bupati Menyapa Desa", Zahir Nginap di Desa Kwala Gunung

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Taufik Abdi Hidayat menuturkan, kegiatan ini merupakan sejarah bagi Batubara dimana dapat mengumpulkan seluruh kedatuan di Istana Niat Lima Laras. Kegiatan ini bermula dari perbincangan keluarga atas kondisi Istana Niat Lima Laras. Dalam kegiatan ini, kita ingin mengkampanyekan untuk stop (berhenti) mengeksploitasi barang-barang kedatuan.

“Mari sama-sama kita jaga peninggalan sejarah ini, kita sangat yakin kepada Bupati Batubara dapat melestarikan peninggalan sejarah sekaligus mengangkat marwah para kedatuan di Batubara,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Istana Niat Lima Laras menurut sejarah mulai dibangun sejak 1907 dan selesai 1912. Memiliki 4 lantai, memiliki tangga yang memutar, memiliki 28 pintu dan 66 jendela dan dihalaman depan terdapat 2 meriam. ****Zn.

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabar Mundurnya 3 Kabid Disdik Batubara, BKD: Dua Ajukan Surat, Satu Pindah Tugas
Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras
Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos
Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional
Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu
Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara
Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata
Membaca Ulang Polemik Tim Kreatif dan Pers di Batubara

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:16 WIB

Kabar Mundurnya 3 Kabid Disdik Batubara, BKD: Dua Ajukan Surat, Satu Pindah Tugas

Jumat, 17 April 2026 - 19:31 WIB

Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WIB

Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos

Senin, 6 April 2026 - 12:28 WIB

Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional

Sabtu, 4 April 2026 - 23:21 WIB

Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu

Berita Terbaru