Melalui Rakor, PMD dan TID Tekan Jumlah Stunting di Batubara

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 September 2019 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan Kabupaten Batubara menggelar rapat koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten (TIK) di RM Barokah Kecamatan Sei suka, Rabu (12/9/2019). Dalam rakor itu, pemkab Batubara menekankan kepada pemerintah Desa agar dapat menganggarkan kegiatan pola hidup sehat melalui anggaran dana desa.

Turut hadir pada rapat koordinasi itu, para Tenaga Ahli (TA) Kabupaten, TIPD, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Petugas dari Dinas Kesehatan Setempat dan Tim Inovasi Desa dari tingkat Propinsi Sumatera Utara, (T2KTD).

Kepala Dinas PMD Batubara Muhammad Nasir melalui sekretaris Elizar menjelaskan kegiatan rakor tim inovasi desa ini bertujuan untuk meningkatkan kafasitas desa dalam mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari dana desa melalui pengelolaan pengetahuan dan inovasi desa.

Pada rakor ini, katanya, para petugas pendamping desa dapat mendorong penggunaan dana- dana didesa melalui progres pengelolaan pengetahuan secara sistematis dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat secara inovatif dan berkualitas.

Baca Juga :  Zahir Libatkan UKM Garap Pasar CSR di Batubara

Baca Juga : 17 Desa di Airputih Gelar Pelatihan Pengenalan Stunting

Kemudian ia juga menjelaskan para kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD) dan Kader Pembangunan Masyarakat (KPM) dalam rangka pemenuhan kebutuhan layanan sosial dasar masyarakat desa, Para petugas dapat memfasilitasi kegiatan ini didesa, dengan begitu, dana desa yang digulirkan oleh pemerintah pusat itu dapat diserap untuk kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Sebelumnya, Tim Inovasi Desa Propinsi Sumatera Utara Sempurna Rambe menjelaskan rakor tim inovasi desa tingkat Kabupaten Batubara ini adalah rangkaian proses evaluasi program TID mulai dari tahun 2017 hingga 2019.

“Melalui rakor ini, kita dapat mengevaluasi apakah program TID selama tiga tahun ini sudah dapat mereflikasi kegiatan itu melalui dana desa”, Ujar Rambe pada rakor TID tingkat kabupaten di RM Barokah Kecamatan Sei Suka.

Ia menjelaskan, Tim Inovasi Kabupaten adalah bagian dari instrumen pendukung dalam merespon program ini dapat dimasukkan dalam program pembangunan dana desa didaerah itu.

Baca Juga :  Berlakukan Program 720 Jam Nyala, PLN Gencar Sosialisasi ke Pelanggan

Dalam rakor itu, ia menekankan kepada pihak TID dapat mendokumentasikan kegiatan TID dalam bentuk Cuptoring. Dimana pada kegiatan itu dapat dijadikan salah satu kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan didesanya.

Selama ini, Rambe mengakui kegiatan TID masih sulit masuk kedalam anggaran dana desa, para kepala desa, katanya, masih selalu berpikir anggaran dana desa selalu digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

“Memang amat sangat sulit kita memberikan pemahaman kepada pemerintahan desa, tetapi bukan berarti kepala desa dpat menolak kegiatan ini, untuk itu, melalui wadah TPID ini kita dapat mendorong desa untuk meningkatkan inovasi didesanya” tegas Rambe.

Pada rakor kali ini, Pihak PMD melibatkan Dinas Kesehatan setempat untuk dapat berbagai informasi tentang program didesa. Salah satu kegiatan yang dibahas dalam rakor itu, adalah pengenalan penyakit Stunting. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih
Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara
Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan
Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi
Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara
Singapore Land Batubara Berbagi Berkah Sambut Ramadhan 1447 H, Anak Yatim dan Dhuafa Terima Sembako
Menjawab Keluhan Petani, Bupati Batubara Turun Tangan Hempang Sungai Ramunia
Sawah Mengering, Suara Petani di Batubara Menunggu Tindakan

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 03:49 WIB

IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:45 WIB

Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:33 WIB

Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIB

Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:39 WIB

Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara

Berita Terbaru