Membaca dan belajar bersama Pustaka Anak Panai

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu — Labuhanbatu – Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Labuhanbatu di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu mengadakan Talk Show bersama kelompok Baca Pustaka Anak Panai di Kantor Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Jl. SM Raja, Ujung Bandar, Rantau Selatan, Selasa (20/08/2024).

Pustaka Anak Panai didirikan sebagai wadah tempat untuk mengendalikan candu anak-anak sekarang yaitu pada Gadget. Terutama pada tahun 2020, dimana Covid menyebar, penggunaan gadget anak-anak meningkat.

Pendiri Pustaka Anak Panai Agustina Nasution mengatakan siapa aja boleh datang ke Pustaka Anak Panai, tidak ada batasan untuk datang. Adapun sumber dana berasal dari gaji pendiri dan bantuan rekan-rekan.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Hadiri Hari Antikorupsi Sedunia

Kegiatan yang dilakukan umumnya membaca, menambah pengetahuan, terkecuali hari minggu, dimana diperbanyak berkegiatan untuk menambah pengalaman.

Agustina mengatakan tantangan yang di hadapi adalah kehidupan masyarakat pesisir dimana kehidupan lebih kompleks, faktor ekonomi dan keluarga, jadi harus menjemput bola.

“Masih ada orang tua yang tidak pandai membaca, tapi mereka mendukung anak anak mereka untuk ikut beraktivitas di Pustaka Anak Panai,” ucapnya.

Selain menambah minat membaca masyarakat, Agustina dan Pustaka Anak Panai juga mengembangkan olahan Nipah. Nipah sebagai sumber daya alam, sudah dimanfaatkan, tapi belum maksimal, hanya untuk atap. Padahal di beberapa daerah, komoditi nipah sudah di ekspor.

Baca Juga :  Labuhanbatu Memiliki Buku Profil Gender dan Anak Kabupaten

“Kami sudah pernah bertemu Pemerintah, menjelaskan tentang pustaka anak panai ke beberapa instansi, tapi belum ada respon,” ucapnya.

Harapannya, ada ahli di bidang Nipah, bisa datang berkolaborasi, memproduksi olahan Nipah dari Labuhanbatu untuk bisa menjadi sunber penghasilan masyarakat.

“Allah sudah menyediakan nikmatnya di dunia ini, tapi kadang kita yang lupa untuk memanfaatkannya dengan baik,” tutupnya. (Ce-ha).

Berita Terkait

Tangan Hitam Berbalut Emas
Makna Simbol “Perempuan dalam Lingkaran” yang Kian Banyak Dibicarakan
Di Tengah Dunia yang Bergegas, Novel Hadir Sebagai Tempat Bernapas Terakhir
Wartawan Labuhanbatu Kompak Galang Donasi Korban Bencana Sumatera-Aceh
Ketika Rasa Tinggal di Antara Kata yang Tak Pernah Terucap
Erni Manja Hasibuan Terpilih sebagai Ketua PWI Labuhanbatu 2025–2028
Diremehkan? Jadikan itu ‘Bahan Bakar’
Enam Warga Labuhanbatu Ditemukan Meninggal Akibat Longsor di Taput
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:14 WIB

Tangan Hitam Berbalut Emas

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:56 WIB

Makna Simbol “Perempuan dalam Lingkaran” yang Kian Banyak Dibicarakan

Senin, 8 Desember 2025 - 16:53 WIB

Di Tengah Dunia yang Bergegas, Novel Hadir Sebagai Tempat Bernapas Terakhir

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:57 WIB

Wartawan Labuhanbatu Kompak Galang Donasi Korban Bencana Sumatera-Aceh

Minggu, 7 Desember 2025 - 00:53 WIB

Ketika Rasa Tinggal di Antara Kata yang Tak Pernah Terucap

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Tangan Hitam Berbalut Emas

Sabtu, 13 Des 2025 - 22:14 WIB

Asahan

Pemkab Asahan Gelar Operasi Pasar Jelang Nataru 2026

Selasa, 9 Des 2025 - 22:04 WIB