ALISSS Geruduk Kejatisu, Desak Usut Dugaan KKN dan Pungli di Dinas Pendidikan dan PMD Sergai

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Medan – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Bersama Masyarakat Indonesia (ALISSS) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Medan, Senin (23/6/2025). Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, dengan membawa sederet tuntutan terkait dugaan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), serta pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Massa aksi yang berasal dari gabungan berbagai organisasi masyarakat seperti LIRA Sergai, FKI-1 Sergai, GAMBESU, dan APMPEMUS, kompak mengenakan pakaian hitam dan membawa spanduk serta karton bertuliskan kecaman atas lambannya penegakan hukum di Sergai, khususnya terhadap Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Koordinator Aksi, Muslim Lubis, dalam orasinya menyebut aksi tersebut sebagai bentuk cinta pada kebenaran dan kepedulian terhadap nasib masyarakat kecil dan guru-guru di Kabupaten Sergai.

“Kami turun ke jalan bukan untuk melawan pemerintah, tapi untuk memperjuangkan hak-hak rakyat. Ada 458 guru yang belum menerima dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan IV Tahun 2024 hingga kini, padahal sudah memasuki pertengahan 2025,” teriak Muslim Lubis penuh semangat.

Baca Juga :  Ute Kamel : Nomor Dua menggambarkan Keinginan Masyarakat Untuk Perubahan

Ia menegaskan bahwa demonstrasi ini adalah bentuk keprihatinan terhadap mandeknya pencairan hak para pendidik dan berbagai kebijakan yang tidak pro-rakyat.

Sementara itu, Ketua Umum ALISSS Zuhari dalam orasinya menyinggung kebijakan yang dinilainya tidak berkeadilan, seperti pengadaan 181 unit sepeda motor Nmax untuk kepala desa, di tengah kondisi warga miskin yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.

“Presiden Prabowo saja menyerukan efisiensi anggaran. Tapi di Sergai justru uang negara dipakai untuk hal-hal yang tak prioritas. Kami percaya Kajatisu punya nyali untuk membongkar ini semua,” kata Zuhari.

ALISSS Geruduk Kejatisu, Desak Usut Dugaan KKN dan Pungli di Dinas Pendidikan dan PMD Sergai

ALISSS secara resmi menyampaikan enam tuntutan utama dalam aksi tersebut, di antaranya:

Meminta Kejatisu memanggil dan memeriksa Kadis Pendidikan Sergai Suwanto Nasution, Sekretaris Dinas Agus Salim Berutu, Kepala BPKAD Raden Cici Sistiansyah, seluruh Korwil, dan Kadis PMD Fajar Simbolon.

Mengusut dugaan KKN dana TPG tahun 2023–2024.

Mengusut dugaan KKN pengadaan makan-minum Dinas Pendidikan Sergai tahun 2023–2024.

Baca Juga :  Bobby Nasution Targetkan Investasi Rp100 Triliun per Tahun, Dorong Sumut Jadi Mesin Ekonomi Baru

Mengusut dugaan pungli dalam pengambilan SK PPPK senilai Rp10–15 juta per orang dari 499 orang pengangkatan 2023.

Mengusut dugaan korupsi kegiatan Asesmen Bakat Minat tingkat SD dengan pagu Rp900 juta.

Mengusut dugaan KKN pengadaan 181 unit sepeda motor Nmax di Dinas PMD Sergai.

Aksi damai itu disambut langsung oleh pihak Intelijen Kejatisu, Marina. Dalam pernyataannya di hadapan massa, Marina menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang tertib dan menjanjikan akan menindaklanjuti jika laporan resmi telah diterima.

“Terima kasih atas penyampaian aspirasinya. Silakan ajukan laporan melalui saluran resmi, dan Kejatisu akan menindaklanjutinya,” ujarnya.

Tak menunggu waktu, Ketum ALISSS Zuhari bersama jajaran langsung menuju Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejatisu untuk menyerahkan dokumen laporan dugaan KKN di Dinas Pendidikan dan Dinas PMD Sergai.

Zuhari menutup orasi dengan peringatan tegas: jika Kejatisu tidak segera menindaklanjuti, maka ALISSS siap menggelar aksi yang lebih besar lagi. ***Zi

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi
Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Camat Rantau Selatan Dorong QRIS untuk Perkuat PAD

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:49 WIB

LABUHANBATU

Polisi Hadir di Tengah Warga,Warung Polri Presisi Kembali Digelar

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:25 WIB

LABUHANBATU

Aktif Makmurkan Mesjid,Kapolres Wahyu Raih DMI Award

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:35 WIB