Berkunjung ke Medan, Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Cek Pasar Tiap Minggu

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Februari 2023 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi didampingi Bobby dan Edy Rahmayadi saat memberikan keterangan ke wartawan di Pasar Bakti Medan.

Zulnas.com, Medan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan peran kepala daerah sangat besar dalam menjaga stabilitas harga pangan. Dia pun ‘menyindir’ bupati dan wali kota untuk turun ke pasar setiap minggu.

Awalnya ia menyampaikan bahwa harga cabai dan sejumlah sembako di Pasar Bakti berjalan stabil. Jokowi juga mengaku telah mencek pedagang Pasar Bakti telah mendapatkan beras Bulog 5 kg dengan harga Rp 49 ribu.

“Saya kira ini, artinya nanti akan dijual per kilonya di bawah 10 ribu. Kualitasnya bagus. Harga minyak goreng tadi masih Rp 14 ribu, masih baik,” kata Jokowi di Pasar Bakti Medan, Kamis (9/2/2023).

Baca Juga :  BKPRMI Batubara Yakin Kapolres Bisa Jadi Motor Penggerak Persatuan

Dalam kesempatan itu turut hadir Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Kemudian Jokowi menyampaikan bahwa stabilitas ekonomi dapat bertahan atas peran dari gubernur, bupati, dan wali kota. Sebab, para pihak tersebut harus mencek di pasar-pasar tidak hanya urusan ekonomi makro melainkan juga mikro.

“Ya karena ini kan peran gubernur, bupati wali kota, semuanya terus ikut cek di pasar-pasar. Tidak hanya urusan makro tapi mikronya dikontrol. Yang paling penting itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Proyek Penahan Gelombang Terus Dikebut, PWI Batubara Apresiasi Bupati

“Setiap minggu kita cek. Tiap kabupaten/kota dan provinsi, inflasi berapa, siapa yang tinggi dan rendah. Semua kita buka sekarang ini. Sehingga semua bekerja keras untuk berkompetisi menurunkan inflasi yang jadi momok semua negara,” tuturnya.

Jokowi kemudian menyebut daerah yang bisa mengendalikan inflasi dengan bagus maka akan diberikan insentif oleh Kementerian Keuangan.

“Seingat saya Rp 15 miliar,” ucapnya.

Dia pun menjelaskan untuk daerah yang belum mencapai target pada dasarnya belum diberikan sanksi. Namun, menurutnya dibukanya data soal inflasi telah membuat pejabat daerah malu. ***detik

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024
Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Berita Terbaru