Kadinsos Batu Bara Akui Pemerintah Gagal, Kendalanya di SDM

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2019 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Batu Bara hingga saat ini belum berjalan baik, kendalanya karena data antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang diterima dari berbagai Desa selalu berbeda-beda.

Padahal, Dinas Sosial setempat telah mencatat ada sekitar 32.000 Kepala Keluarga (KK) Miskin di Batu Bara yang masih perlu ditangulangi dan diberikan bantuan sosial.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Dinas Sosial Batu Bara hingga akhir maret 2019 mendatang adalah mensosialisasikan Program Fakir Miskin melalui program PKH dan BPNT, dengan melakukan validasi kembali kepada seluruh instansi di Perdesaan dalam menyalurkan bantuan unggulan dari pemerintahan Jokowi – JK itu.

Kepala Dinas Sosial kabupaten Batu Bara, Bahrumsyah menjelaskan, melalui pelaksanaan kegiatan ini, Dinas Sosial beserta seluruh pihak terkait dalam penanganan penyaluran bantuan kemiskinan bisa menyatukan persepsi.

Baca Juga :  Kasus PK3 Batubara Dalam Persfektif Harun Ar Rasyid

“Sehingga, dalam pelaksanaan kebijakan penanganan kemiskinan, tidak ada lagi data yang tumpang tindih yang bisa menyebabkan masyarakat menjadi bingung, terpecah belah hingga menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat miskin,” katanya dalam acara singkronisasi pengawasan bansos di Mapolres Batu Bara pada Kamis (14/3/2019) kemarin.

Bahrumsyah menegaskan, saat ini kemiskinan di Batu Bara bukan lagi hanya sekadar menyangkut kehidupan ekonomi.

Lebih dari itu katanya, kemiskinan juga erat kaitannya dengan kegagalan pemerintah dalam (memberikan data) mendata hak-hak dasar dan perbedaan perlakukan kepada seseorang atau sekelompok orang dalam menentukan data  fakir miskin, shingga sinkronisasi data bantuan PKH maupun BPNT antar satu lembaga yang di input selalu tidak sesuai dengan fakta dilapangan.

Baca Juga :  150 Hektar Lahan Sawit PT Buana di Padang Genting Dipertanyakan: Warga Hanya Kebagian Debu?

“Ini menjadi permasalahan kursial di seluruh daerah, sinkronisasi data antar satu lembaga dalam penyaluran Banuan PKH dan BPNT tidak sesuai, disebabkan kendala terbanyak ada di SDM” tegasnya.

Diungkapkannya, terdata 32.000 Kepala Keluarga tergolong masyarakat miskin tersebut perlu dibantu dan ditanggulangi lagi berdasarkan data yang lebih akurat, sehinga perlu baginya untuk melakukan singkronisasi data sehinga tidak terkesan bantuan bansos yang akan disalurkan tersebut menyimpang.

“Jumlah itu (penerima PKH/bansos) saat ini sedang kita verifikasi (disingkronkan) lagi. Tetapi kita ada kendala di SDM yang ada dilapangan”, tandas Bahrumsyah

Program tersebut, lanjut mantan Setda Aceh Timur ini, akan terus dilakukan dengan validasi faktual petugas ke lapangan. Ditargetkan rampung pada akhir maret mendatang. ***Red

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipicu Penghalangan Peliputan Kasus Tahanan Kabur, Puluhan Wartawan Batubara Demo Lapas Labuhan Ruku
Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan
Gas Melon, Data Kemiskinan, dan Pertaruhan Kebijakan di Batubara
Libur Distribusi Jadi Pemicu Kelangkaan, Disnakerperindag Batubara Ungkap Fakta LPG 3 Kg
“Secangkir Kopi, Sejuta Harapan, UMKM Menghidupkan Pesisir Tanjung Tiram”
Warga Mengeluh Gas LPG Langkah, Disperindag Batubara Ngaku Telah Turun Lapangan
Gas LPG 3 Kg Langka di Tanjung Tiram, Harga Tembus di Atas HET
Mengulas Pejabat Yang Dilantik Baharuddin Siagian

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:09 WIB

Dipicu Penghalangan Peliputan Kasus Tahanan Kabur, Puluhan Wartawan Batubara Demo Lapas Labuhan Ruku

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:10 WIB

Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:47 WIB

Gas Melon, Data Kemiskinan, dan Pertaruhan Kebijakan di Batubara

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:16 WIB

“Secangkir Kopi, Sejuta Harapan, UMKM Menghidupkan Pesisir Tanjung Tiram”

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:14 WIB

Warga Mengeluh Gas LPG Langkah, Disperindag Batubara Ngaku Telah Turun Lapangan

Berita Terbaru