Gubsu Ingatkan, Camat dan Kades bertaubat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Februari 2019 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Tidak perlu lagi itu bimtek-bimtek, apalagi bimtek sampai di Bali, saat ditanya bimtek pun tak mengerti, gunakan dana desa itu sebaik-baiknya untuk membangun desa, bertobatlah kalian kepala desa.

Demikian ditegaskan Gubsu Edy Rahmayadi dalam kunjungan kerjanya ke Kab. Batubara yang dipusatkan di Gedung MPH Tanjunggading, Kamis (31/1).

Hadir dalam kesempatan itu Bupati Batubara Zahir, Dandim 0208 As Letkol Marantikan Bruh, Kapolres Batubara AKBP R Simatupang, Kajari Batubara Mulyadi Sajean, Walikota Tebingtinggi Umar Junaidi Hasibuan, Camat se Batubara, Kepala Desa, PKK, Persit KCK, Bhayangkari serta OPD Pemkab Batubara.

Edy menyatakan keinginannya bertemu kepala desa karena perubahan secara mendasar harus dilakukan dengan pembangunan desa. “Ibu pertiwi sekarang sedang menangis, banyak masalah mendera bangsa ini, mulai dari kemiskinan, narkoba, korupsi dan lain sebagainya, setelah saya pikir-pikir gerakan yang mesti dilakukan adalah membangun desa menata kota,” jelasnya.

Baca Juga :  Peringati HGN, Polisi Kejutkan Guru Soal Laporan Polisi, Berakhir 'Mencair'

Edy memotivasi seluruh hadirin dengan menampilkan gambar kondisi Kota Surabaya yang asri, tertata dan berwarna-warni dengan bunga dan kemeriahan lampu di malam hari. Ia meyakinkan bahwa Sumatra Utara juga bisa. “Saya nanti akan datang lagi ke Batubara ini, tapi tidak akan ke kantor Bupati karena kantor bupati belum ada, saya akan tidur di kampung-kampung untuk melihat kepala desa sudah berbuat apa, untuk itu sekarang kita komitmen nanti saya akan datang lagi,” tegas Edy.

Ia menceritakan bagaimana anaknya yang sulit mendapat KTP, tapi begitu diserahkan uang esoknya langsung siap. Begitu juga Camat, saat mengurus berkas di camat anaknya minta uang, karena berkas tak keluar-keluar, setelah diberi uang langsung kelar. “Bertobatlah kalian kepala desa, Camat, masuk neraka kalian nanti,” Edy mengingatkan.

Baca Juga :  Sawah Mengering, Suara Petani di Batubara Menunggu Tindakan

Mantan pangkostrad itu juga menjanjikan APBD Sumut tahun 2020 baru bisa untuk didistribusikan ke desa-desa. Pada tahun 2019 ini masih belum bisa karena masih membayar hutang.

Sementara itu, Bupati Batubara Zahir menyampaikan, Batubara memiliki potensi besar pada masa mendatang, karena di kawasan Kuala Tanjung sedang dibangun proyek strategis nasional, yaitu pelabuhan internasional. Juga kawasan strategis provinsi dan Sumut Park.

“Kami berterimakasih kepada bapak gubernur yang sudah menetapkan Batubara sebagai kawasan strategis provinsi tepatnya di Kec. Limapuluh, sebagai daerah penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Sumut Park di kawasan Tanjungtiram,” kata Zahir.

Ditambahkan Zahir, masyarakat Batubara akan diarahkan menjadi masyarakat industri yang kreatif inovatif dan produktif. Untuk itu kepada perangkat daerah diamanatkan mematuhi tujuh perintah harian yang sudah dikeluarkan. ***Red

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran
Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Di Balik Gerobak Sederhana,Ada Hati Ibu yang Tak Pernah Menyerah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:00 WIB

LABUHANBATU

Bupati Dan Kapolres Labusel Dukung PWI Perkuat Informasi Publik

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:23 WIB