Di Balik Gerobak Sederhana,Ada Hati Ibu yang Tak Pernah Menyerah

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com,Labuhanbatu-Hampir setiap hari di Simpang Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, terlihat seorang ibu paruh baya menjajakan es Bandung. Dialah Yeti, perempuan 55 tahun yang sudah 13 tahun menjalani usaha ini.

Perempuan asal Bandung yang kini tinggal di Aek Paing itu mulai berjualan sejak 2013. Selama 13 tahun, panas, hujan, ramai, hingga sepi pembeli sudah menjadi bagian dari hidupnya.

Tempat jualannya sederhana. Hanya sebuah gerobak di tepi jalan. Dari situlah Yeti setiap hari berusaha mencari rezeki untuk keluarganya.

Suara kendaraan yang lalu-lalang di Simpang Padang Matinggi sudah menjadi teman sehari-harinya. Jika cuaca panas, ia tetap melayani pembeli. Saat hujan turun, ia buru-buru menutup dagangannya dengan plastik agar tidak basah.

Bagi Yeti, hujan adalah tantangan paling berat. Jika hujan, pembeli biasanya berkurang. Bahkan tidak jarang modal yang dikeluarkan untuk hari itu tidak kembali.

Siang itu, saat ditemui awak media di tempat jualannya, Yeti tetap ramah melayani pembeli sambil sesekali mengobrol.

Baca Juga :  Safari Ramadhan, Wabup Kunjungi Mesjid Al-Akmal di Kecamatan Bilah Barat Salurkan Bantuan

“Bu, sudah berapa lama jualan es Bandung ini?” tanya awak media.
“Sudah 13 tahun, Pak. Sejak 2013,” jawab Yeti.

“Pernah kepikiran untuk berhenti?”
Yeti menggeleng. “Tidak, Pak. Harus jalan terus. Di rumah ada yang sakit, ada anak yang masih sekolah. Kalau saya berhenti, siapa yang mencari?” ujarnya.

Yeti bercerita, dulu suaminya yang berjualan, sedangkan ia di rumah. Namun karena suaminya sekarang sedang sakit, ia yang lebih banyak mengambil peran untuk mencari nafkah di luar.

“Kalau hujan bagaimana, Bu?” tanya awak media lagi.
“Ya sepi, Pak. Kadang tidak balik modal. Tapi besok tetap jualan lagi,” jawabnya, Sabtu (08/08/2026).

Jawaban sederhana itu menggambarkan kesehariannya. Mau ramai atau sepi, keesokan harinya ia tetap menyiapkan dagangan dan kembali berjualan.

Yeti memiliki tiga orang anak. Dua di antaranya sudah menikah, satu lagi masih sekolah.
Untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membantu anaknya yang masih sekolah, Yeti memilih tetap bekerja. Menurutnya, selama badan masih kuat dan masih diberi kesehatan, berjualan adalah jalan yang harus ia tempuh.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Terjaring OTT KPK, Aktivitas Pemerintahan Lesu

Selama 13 tahun berdagang, suka dan duka sudah ia rasakan. Ada hari dagangan ramai dan hasilnya cukup. Ada juga hari ketika hujan turun, dagangan sepi, sampai modal tidak kembali. Namun Yeti tidak banyak mengeluh.

Di sela-sela wawancara, beberapa pembeli datang. Yeti langsung menghentikan obrolan, meracik es Bandung, menyerahkannya kepada pembeli, lalu kembali duduk menunggu pembeli berikutnya.

Bagi Yeti, berjualan bukan hanya soal untung. Ada keluarga yang harus dipikirkan dan kebutuhan yang harus dipenuhi.

Di tengah kesibukan Kota Rantauprapat, orang mungkin hanya melihat seorang ibu yang jualan es Bandung di pinggir jalan.Padahal di balik dagangan sederhana itu ada perjuangan panjang seorang ibu 55 tahun yang setiap hari berusaha demi keluarganya.Ce Ha

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Labuhanbatu Terima Kunjungan Siswa SDN 15 Rantau Selatan, Wakil Labuhanbatu di Ajang Nasional
Kapolres Labuhanbatu Pimpin Langsung Pemadam Kebakaran Lahan di Rantau Utara
Polres Labuhanbatu Tindaklanjuti Informasi Warga,Peredaran Sabu Terungkap
Polres Labuhanbatu Bongkar Diduga Tempat Transaksi Sabu di Kualuh Hulu
Polsek Kualuh Hulu Ungkap Kasus Sabu,Satu Tersangka Diamankan
3,87 Kg Sabu Selundupan dari Malaysia Digagalkan di Bus ALS Labuhanbatu
Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Diperketat, Pusat Belanja dan Keramaian Dipastikan Aman
Kapolres Labuhanbatu Sapa Warga di Safari Jum’at Masjid Istiqomah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 18:20 WIB

Kapolres Labuhanbatu Terima Kunjungan Siswa SDN 15 Rantau Selatan, Wakil Labuhanbatu di Ajang Nasional

Rabu, 9 September 2026 - 12:25 WIB

Kapolres Labuhanbatu Pimpin Langsung Pemadam Kebakaran Lahan di Rantau Utara

Selasa, 8 September 2026 - 11:50 WIB

Polres Labuhanbatu Tindaklanjuti Informasi Warga,Peredaran Sabu Terungkap

Selasa, 8 September 2026 - 11:41 WIB

Polres Labuhanbatu Bongkar Diduga Tempat Transaksi Sabu di Kualuh Hulu

Senin, 7 September 2026 - 20:06 WIB

3,87 Kg Sabu Selundupan dari Malaysia Digagalkan di Bus ALS Labuhanbatu

Berita Terbaru