Dinsos Batubara Validasi 32 Ribu Data Warga Miskin

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2019 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com –Kemiskinan merupakan sebuah permasalahan sosial yang sangat kompleks. Untuk itu, dalam upaya penyelesaiannya, juga dibutuhkan kerjasama yang baik dan berkesinambungan kemiskinan. Seluruh pihak yang terlibat di dalamnya.

Baca Juga : Pemahaman Keliru, Jika Jumlah Penerima PKH Naik, Jumlah Warga Miskin Menurun

Di samping keterlibatan pemerintah, juga sangat diperlukan komitmen dari masyarakat miskin itu sendiri untuk merubah kehidupannya.

Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah wadah untuk mempertemukan pihak-pihak terkait guna membahas persoalan penanganan kemiskinan

Salah satu upaya yang akan dilakukan Dinas Sosial Batu Bara adalah mensosialisasikan kembali Program Fakir Miskin, dengan melakukan validasi kepada seluruh instansi di Pedesaan dalam menyalurkan bantuan pemerintah, terutama masalah kesenjangan PKH.

Kepala Dinas Sosial kabupaten Batu Bara menjelaskan, melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, pihaknya beserta seluruh pihak terkait dalam penanganan masalah kemiskinan ini dapat menyatukan persepsi.

“Sehingga, dalam pelaksanaan kebijakan penanganan kemiskinan dalam penyaluran bantuan PKH, tidak ada lagi data yang tumpang tindih yang bisa menyebabkan masyarakat menjadi bingung sehingga menimbulkan kegaduhan dikalangan masyarakat miskin,” katanya dalam sosialisasi pengawasan Bansos yang digelar di aula Mapolres setempat (14/3/2019)

Baca Juga :  Bupati Zahir Akan Naikkan Honor Kadus

Bahrumsyah menegaskan, saat ini kemiskinan di Batu Bara bukan lagi hanya sekadar menyangkut kehidupan ekonomi.

Lebih dari itu katanya, kemiskinan juga erat kaitannya dengan kegagalan pemerintah dalam mendata hak-hak dasar dan perbedaan perlakukan kepada seseorang atau sekelompok orang, shingga sinkronisasi data antar satu lembaga tidak sesuai dengan fakta dilapangan.

“Ini menjadi permasalahan kursial di seluruh daerah, termasuk di Batu Bara, sinkronisasi data antar satu lembaga terkait PKH di daerah ini selalu berbeda dan tidak sesuai fakta, belum sinkronnya antara data si kaya dan simiskin.

Untuk itu, lanjutnya,  masih perlu kembali melakukan pendataan dalam menyatukan persepsi terkait hal-hal tersebut. Sehingga penyelesaian masalah kemiskinan dapat  Dilakukan secara menyeluruh,” katanya.

Baca Juga :  Pengajian Tarikat Naqsyabandiyah, Dukungan Baharuddin Siagian Sebagai Calon Bupati Batubara

Untuk itu, dia meminta, agar seluruh pihak (pemerintah )yang terkait dengan penanganan PKH ini bisa saling bersinergi.

Dalam sistem perencanaan yang baik, lanjut mantan Setda Aceh timur ini, “tentu ketersediaan data yang telah disingkronkan akan menjadi dasar  penyaluran Bantuan, karena menurutnya data yang akurat akan lebih meminimalisir kesalahan sasaran, menentukan prioritas sasaran,” jelas Bahrum.

Diungkapkannya saat ini, terdapat 32.000 Kepala Keluarga tergolong masyarakat miskin di Batu Bata yang masih perlu mendapatkan penanganan berdasarkan data yang akurat.

“Jumlah yang layak saat ini sedang kita verifikasi. Tetapi kita ada kendala di SDM yang ada dilapangan, ” tandas Bahrumsyah.

Program ini, lanjutnya, akan terus dilakukan dengan validasi faktual petugas ke lapangan. Ditargetkan akan rampung pada akhir maret mendatang. ***Red

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot
Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang
Semangat Kemerdekaan Membara di Desa Padang Genting, Warga Meriahkan HUT RI ke-81
Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar
Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang

Berita Terbaru