Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Kelangkaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Batubara. Di sejumlah kios pengecer dan pasar tradisional, stok beras bersubsidi dari Bulog itu sulit ditemukan, sementara harga beras premium terus bertahan tinggi.

Bagi banyak keluarga, beras SPHP selama ini menjadi pilihan utama karena harganya lebih terjangkau. Namun dalam beberapa pekan terakhir, warga mengaku harus berkeliling dari satu toko ke toko lain tanpa hasil. Minggu 23 Agustus 2026.

Baca Juga :  Bupati Batubara Tandatangani Fakta Integritas dan MoU dengan KPK

Seorang pedagang di pasar Tanjung Tiram Azis mengungkapkan bahwa pasokan SPHP datang dalam jumlah terbatas dan cepat habis diserbu pembeli.

Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat apabila distribusi tidak segera dinormalisasi.

Pengamat ekonomi lokal Fauzi menilai kelangkaan SPHP bukan sekadar persoalan stok, tetapi juga menyangkut stabilitas daya beli masyarakat.

Dia menyebut, ketika beras murah sulit diperoleh, rumah tangga berpendapatan rendah terpaksa beralih ke beras komersial (premium) yang lebih mahal sehingga beban pengeluaran pangan meningkat.

Baca Juga :  Petani Pisang di Batubara Mengeluh, Harga Anjlok

Masyarakat berharap Bulog bersama pemerintah daerah setempat segera menambah distribusi SPHP ke Kabupaten Batubara agar pasokan kembali stabil dan harga beras tetap terkendali.

Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, kehadiran beras SPHP dinilai menjadi salah satu penyangga utama ketahanan pangan keluarga. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Akan Buka UKW di Batubara
13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik
P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok
Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara
Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:03 WIB

SMSI Akan Buka UKW di Batubara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32 WIB

13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik

Selasa, 22 September 2026 - 11:45 WIB

P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok

Jumat, 18 September 2026 - 17:45 WIB

Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan

Rabu, 16 September 2026 - 11:43 WIB

Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Maya: ” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Jumat, 9 Okt 2026 - 22:02 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Senam Sehat Bersama Lansia di Binaraga*

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:48 WIB

LABUHANBATU

Warung Polisi Minggu ke – 27,Polres Labuhanbatu Terus Berbagi

Jumat, 9 Okt 2026 - 19:56 WIB