Harga Cabai di Batubara Anjlok, Kadis Pertanian ‘Salahkan Pasar’

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 April 2023 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Batubara Susi Ritonga (foto IST FB)

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Batubara Susi Ritonga (foto IST FB)

Zulnas.com, Batubara — Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Batubara Susi Ritonga mengungkapkan bahwa harga cabai merah di Kabupaten Batubara dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar. Dia kemudian menyebut hukum pasar, Ketika harga cabai anjlok, berarti pasarnya menurun.

Hal itu dikarenakan Susi Kepada Zulnas.com, Jum’at (28/4/23) menanggapi ihwal keluhan petani Cabai Merah di Desa Lubuk Cuik Kabupaten Batubara.

Soal harga Cabai itu, kata Susi, memang punya korelasi dengan hukum pasar, dinas sendiri, menurutnya tidak bisa menetapkan harga cabai itu sesuai dengan keinginan para petani.

Namun, meskipun demikian, pihaknya tetap prihatin atas kondisi cabai yang murah itu, tetapi dia tidak memberikan upaya apa yang harus dilakukan pemerintah dalam jangka pendek ini.

Baca Juga :  Zahir Pelajari Regulasi Peralihan Istana Lima Laras ke Daerah

Baca : Hancur Mina, Harga Cabai di Batubara 4000 Ribu, Jasmi Minta Solusi Pemerintah

Baca : Harga Telur Dan Cabai Merah Melonjak Naik Di Batubara

Kemudian, Susi menjelaskan, Pemerintah, kata dia, telah mencari berbagai langkah-langkah penting terkait potensi besar dengan lahan cabai ribuan hektar di Desa Lubuk Cuik,

Bahkan, pemerintahan yang di pimpin Bupati Zahir saat ini, kata dia, sedang konsen dalam membangun pabrik cabai di Lubuk Cuik dengan anggaran dari pemerintah pusat yang tujuannya adalah untuk mengontrol harga cabai petani di daerah itu.

Baca Juga :  Optimis, 2019 Pemkab Targetkan Pajak PBB Capai 10 M

“Itukan sekarang lagi dibangun pabriknya didesa Lubuk Cuik, itu bertujuan salah satunya ya untuk mengontrol harga cabai itu,” kata Susi.

Lalu Susi bercerita tentang beberapa pejabat seperti Bobby Nasution (Wali Kota Medan) yang pernah berkunjung didesa Lubuk Cuik melihat potensi besar disektor pertanian itu, namun Susi tidak menjelaskan secara rinci ihwal terobosan seperti apa yang akan dilakukan kepada petani cabai untuk saat ini. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daya Beli Melemah, Harga Bahan Pokok dan Beras Naik, Pasar Tanjung Tiram Sepi Pembeli
Pemprov Sumut Siapkan 2.500 Hektare Lahan Gratis di Batubara, Bobby Nasution Dorong Daerah Permudah Investor
Pengamat dan DPR Wanti-wanti Risiko Kredit Macet di Balik Ambisi 80.000 KopDes Merah Putih
Industri Kelapa Krisis Bahan Baku, Menperin Soroti Ekspor Kelapa Bulat
Perpekindo Tolak Moratorium Ekspor Kelapa: “Petani Jangan Jadi Korban Ego Sektoral”
Revolusi Pertanian di Batubara: RPB Cabai Siap Angkat Kesejahteraan Petani Lokal
Ternyata Manfaat Limbah Kopi Sangat Dahsyat, Apa Itu?
Bantu Pengusaha, Bank Sumut Lima Puluh Promosikan Produk KMSS

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:50 WIB

Daya Beli Melemah, Harga Bahan Pokok dan Beras Naik, Pasar Tanjung Tiram Sepi Pembeli

Senin, 27 Oktober 2025 - 13:49 WIB

Pemprov Sumut Siapkan 2.500 Hektare Lahan Gratis di Batubara, Bobby Nasution Dorong Daerah Permudah Investor

Senin, 2 Juni 2025 - 00:38 WIB

Pengamat dan DPR Wanti-wanti Risiko Kredit Macet di Balik Ambisi 80.000 KopDes Merah Putih

Kamis, 1 Mei 2025 - 17:05 WIB

Industri Kelapa Krisis Bahan Baku, Menperin Soroti Ekspor Kelapa Bulat

Kamis, 1 Mei 2025 - 12:07 WIB

Perpekindo Tolak Moratorium Ekspor Kelapa: “Petani Jangan Jadi Korban Ego Sektoral”

Berita Terbaru