Di Puskesmas Labuhan Ruku, Gedung Megah, Obat tak Tersedia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2020 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Masyarakat Kecamatan Talawi mengaku kesal atas pelayanan Puskesmas Labuhan Ruku karena tidak tersedianya obat- obatan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Padahal, gedung puskesmas Labuhan ruku terlihat besar setelah dibangun pada tahun anggaran APBD Tahun 2019 dengan berbagai ruangan yang memadai dan terlihat megah.

“Massa gedung semegah itu tidak tersedia obat- obatannya. Kalian kemanakan obat- obat untuk masyarakat itu,” Tanya Ismail kepada zulnas.com di kecamatan Talawi, selasa (17/3/2020).

Baca Juga :  Muhammad Iqbal Hatta Buka MTQ Ke XV Tingkat Kecamatan Tanjung Tiram

Khusus untuk pelayanan kesehatan terpadu (Posyandu) pada Puskesmas Labuhan Ruku, Ismail mempertanyakan bagaimana puskesmas dapat menjamin kesehatan ibu dan bayi jika kondisi obat atau vaksin tidak tersedia.

Baca Juga : Pegawai Puskesmas Labuhan ruku Jangan Cemberut Layani Pasien

“Inikan nonsense namanya, massa pula pelayanan posyandu tidak ada vaksin,” Tanda tanya?

Baca Juga :  Zahir Siap Disuntik Vaksin, Masyarakat Jangan Takut

Pelayanan kesehatan ibu dan anak, katanya, adalah salah satu pelayanan dasar yang harus didapat oleh masyarakat, apalagi ditengah maraknya wabah penyakit virus Corona.

Sayangnya, kepala puskesmas Labuhan ruku saat didatangi di kantornya selasa (17/3/2020) tidak berada di tempat. Saat diminta kepada pegawai puskesmas Labuhan ruku nomer handphone kepala puskesmas juga tidak ada. **** Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024
Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam
Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras
Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu
Eks Kadis Kesehatan Batubara Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana BTT
DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024

Senin, 27 April 2026 - 19:26 WIB

Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam

Jumat, 17 April 2026 - 19:31 WIB

Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Lawan Hoax Bareng PWI Labuhanbatu di SMAN 3 Rantauprapat

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:24 WIB