Zulnas.com,Labuhanbatu – Mentari pagi menyinari halaman SMPIT Arrozaq Rantauprapat, Selasa (14/7/2026). Di hari pertama mereka mengenal lingkungan sekolah, ratusan peserta didik baru disambut bukan hanya dengan senyum, tetapi juga dengan pesan yang menancap di hati.
Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, hadir sebagai pembina dalam kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah. Kehadirannya membawa semangat baru: bahwa bermimpi setinggi langit harus dibarengi dengan ilmu, akhlak, dan kerja keras.
“Jadikan ilmu sebagai cahaya yang menerangi masa depan. Keberhasilan tidak datang dari jalan mudah. Ia lahir dari ketekunan, kedisiplinan, doa, serta ridha orang tua dan guru,” ujar H. Jamri di hadapan para siswa.
Ia menekankan tiga pondasi penting bagi generasi muda. Pertama, menghormati guru dan orang tua. Kedua, menjaga diri dari pergaulan bebas, narkoba, dan penggunaan gawai yang tidak bermanfaat. Ketiga, memanfaatkan masa muda untuk menanam harapan, bukan menyia-nyiakan kesempatan.
“Ridha Allah ada pada ridha mereka. Keberhasilan di dunia lahir dari ilmu yang diajarkan guru, sedangkan keberkahan hidup di dunia dan akhirat tidak lepas dari doa kedua orang tua,” pesannya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, H. Jamri juga mengucapkan selamat datang kepada peserta didik baru. Ia berharap masa ta’aruf menjadi gerbang untuk membangun persahabatan, menghormati guru, dan menumbuhkan semangat belajar.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa dan harapan Kabupaten Labuhanbatu. Belajarlah sungguh-sungguh, disiplin dalam setiap langkah, sayangi teman, dan jadikan akhlakul karimah sebagai pedoman hidup sehari-hari,” tuturnya.
H. Jamri mengapresiasi SMPIT Arrozaq yang konsisten melahirkan lulusan berprestasi dengan karakter Islami. Menurutnya, pendidikan yang kuat hanya bisa terwujud lewat sinergi sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam mencetak SDM yang cerdas, berakhlak, dan siap bersaing.
Ia juga mengajak orang tua untuk terus menjadi pendamping utama anak-anaknya. “Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah. Ini amanah kita bersama untuk melahirkan generasi yang beriman, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kepala SMPIT Arrozaq, Ustaz Supriyadi Sarumpaet, Lc, menilai kehadiran Wakil Bupati menjadi teladan nyata. Kisah hidup H. Jamri, dari seorang anak kampung hingga meraih gelar sarjana dan dipercaya memimpin daerah, disebutnya sebagai bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang.
“Beliau menempuh pendidikan dengan kerja keras hingga akhirnya menjadi Wakil Bupati Labuhanbatu. Ini pelajaran berharga bahwa kesuksesan berpihak kepada mereka yang pantang menyerah,” ujar Ustaz Supriyadi.
Kegiatan pagi itu ditutup dengan suasana hangat. Sesi foto bersama dan sarapan pagi menjadi penanda bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga rumah untuk menumbuhkan karakter, persaudaraan, dan harapan.
Dari halaman sederhana SMPIT Arrozaq, mimpi-mimpi besar generasi Labuhanbatu hari itu mulai dititipkan kepada masa depan.Ce Ha












