Kontroversi Stiker Keluarga Miskin: Warga Malu, Dinas Maju

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2020 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Pemasangan stiker dengan menggunakan kalimat keluarga miskin yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Batubara disejumlah kecamatan ditolak oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sementara, Dinas Sosial terus bergerak maju dengan memasang stiker keluarga miskin kerumah warga yang mendapat Program Keluarga Harapan (PKH) di Batubara.

Pemasangan labelisasi stiker keluarga miskin itu lantas menjadi kontroversi. Warga menolak karena beranggapan pemasangan stiker bertuliskan keluarga miskin itu tidak tepat, sementara dinas menyatakan stiker itu hanya bentuk edukatif.

Salah satu keluarga KPM warga Tanjung Tiram, Hariati (46) mengatakan agak keberatan rumahnya dipasang stiker miskin.

“Kalau saya tidak mau, rumah saya dilabeli rumah stiker miskin, bantuan PKH itukan untuk anak sekolah, anak saya semuanya sekolah, jadi ada bantuan dari pemerintah, yang sedikit membantu ekonomi keluarga. ” Cetusnya.

Dihadapan wartawan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batubara Ishak Liza meminta agar dapat menyampaikan pesan-pesan moral kepada masyarakat penerima manfaat di pelosok desa di Batubara

Baca Juga : Minimalisir Tak Tepat Sasaran, Ini ‘Jurus’ Dinas Sosial

Baca Juga :  RKPD 2020, Pemkab Batu Bara Tekankan 5 Prioritas Ini

Lebih lanjut, iya juga mengatakan orang miskin pun punya harga diri. Jangan sampai yang warga benar-benar memang layak menerima justru mundur karena merasa malu rumahnya ditempel label atau stiker ‘KK Miskin’,” ujarnya.

Kepada pemerintah, ibu tiga anak itu berharap dapat melakukan cara- cara yang baik dengan menggunakan kalimat yang humanis tapi tidak mengurangi makna, seperti pada kalimat keluarga Pra sejahtera.

Dengan demikian, upaya dinas sosial untuk menggugah hati masyarakat yang tidak tepat sasaran itu dapat dilakukan dengan cara- cara yang santun dan bersahaja.

“Ya semoga saja ada cara lain yang bisa digunakan supaya tak melukai perasaan masyarakat. Cetus nya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Batubara melalui Dinas Sosial terus bergerak maju dengan memasang labelisasi (Stiker) ke rumah orang miskin di Batubara, menurut data dari Dinas Sosial ada 28 ribu KK yang tercatat di Kemensos RI sebagai keluarga penerima menfaat, atau keluarga miskin.

Baca Juga :  Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Saroke di Batubara, Polisi Lidik
Kepala Pemerintah Kecamatan Talawi Mulyadi dan lurah Labuhan ruku Syahrul Ayadi mendampingi petugas PKH saat memasang stiker keluarga miskin didaerah nya. Jum’at 6/3/2020, (Ist/Facebook, dok.zulnas.com)

Baca Juga : 2020, Dinsos Batubara Targetkan 3500 Penerima PKH Mundur

Pada stiker yang dipasang tersebut, bertuliskan Keluarga Miskin Penerima Menfaat Bantuan Sosial, dan terlihat ada tanda Ceklis PKH atau Program Sandang.

Disebutkan, pemasangan akan dilakukan secara serentak mulai pada tanggal 2 maret, dan pelaksana pemasangan tersebut adalah pendamping PKH yang bertugas di kecamatan masing-masing. Termasuk juga pihak pemerintah kecamatan dan lurah.

Melihat kondisi lapangan, pada prinsipnya dalam pemasangan daftar nama PKM bantuan sosial di tempat umum dan pemasangan stiker atau cat label di Rumah KPM PKH maupun program bantuan sembako sangat didukung.

Hanya saja, pemasangan stiker atau cat label menggunakan istilah ‘Keluarga Miskin’ yang menjadi penolakan bagi warga setempat.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat cara- cara baik dan lebih bijak lagi dengan tidak melukai hati dan perasaan masyarakat didaerah itu. ***

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot
Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang
Semangat Kemerdekaan Membara di Desa Padang Genting, Warga Meriahkan HUT RI ke-81
Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar
Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang

Berita Terbaru