Zulnas.com, Batubara — Warga Kabupaten Batubara digegerkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan di salah satu kamar Hotel Sorake, Jalinsum Desa Perkebunan Sei Balai, Kecamatan Sei Balai, Senin (20/4/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial S (41), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Tanjung Tiram. Penemuan tersebut langsung memicu respons cepat dari jajaran Satreskrim Polres Batubara bersama Unit Inafis dan Polsek Talawi yang turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Kapolres Batubara melalui Kasat Reskrim menyampaikan, pihaknya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jenazah, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap peristiwa tersebut.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pendalaman kasus,” ujarnya.
Berdasarkan informasi sementara, korban diketahui menginap di hotel bersama seorang rekannya. Pada dini hari, korban sempat mengeluhkan rasa sakit di bagian dada, perut, dan leher.
Melihat kondisi tersebut, rekan korban berinisiatif mencari bantuan medis dan berupaya membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun nahas, setibanya di fasilitas kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh petugas medis.
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang di sekitar korban, di antaranya bungkusan jamu serta cairan dalam botol yang diduga sebagai minuman herbal. Temuan ini kini menjadi bagian dari bahan penyelidikan lebih lanjut.
Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban telah dibawa ke RSUD H. OK Arya Zulkarnain Batubara guna dilakukan visum et repertum (VER). Pihak kepolisian juga merencanakan autopsi untuk mendapatkan kepastian medis secara menyeluruh.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi tengah mendalami keterangan para saksi, berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, serta tenaga medis yang menangani.
Polres Batubara mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum hasil resmi penyelidikan dan pemeriksaan medis diumumkan.
“Kami memastikan proses berjalan profesional. Masyarakat diminta menunggu hasil resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegas pihak kepolisian.
Situasi di sekitar lokasi kejadian sendiri dilaporkan tetap aman dan kondusif. (Dan).












