Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Saroke di Batubara, Polisi Lidik

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Warga Kabupaten Batubara digegerkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan di salah satu kamar Hotel Sorake, Jalinsum Desa Perkebunan Sei Balai, Kecamatan Sei Balai, Senin (20/4/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial S (41), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Tanjung Tiram. Penemuan tersebut langsung memicu respons cepat dari jajaran Satreskrim Polres Batubara bersama Unit Inafis dan Polsek Talawi yang turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Kapolres Batubara melalui Kasat Reskrim menyampaikan, pihaknya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jenazah, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap peristiwa tersebut.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pendalaman kasus,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Terpilih Baharuddin Siagian Pastikan 40 Persen Anggaran untuk Percepatan Pembangunan Batubara

Berdasarkan informasi sementara, korban diketahui menginap di hotel bersama seorang rekannya. Pada dini hari, korban sempat mengeluhkan rasa sakit di bagian dada, perut, dan leher.

Melihat kondisi tersebut, rekan korban berinisiatif mencari bantuan medis dan berupaya membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun nahas, setibanya di fasilitas kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh petugas medis.

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang di sekitar korban, di antaranya bungkusan jamu serta cairan dalam botol yang diduga sebagai minuman herbal. Temuan ini kini menjadi bagian dari bahan penyelidikan lebih lanjut.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban telah dibawa ke RSUD H. OK Arya Zulkarnain Batubara guna dilakukan visum et repertum (VER). Pihak kepolisian juga merencanakan autopsi untuk mendapatkan kepastian medis secara menyeluruh.

Baca Juga :  IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi tengah mendalami keterangan para saksi, berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, serta tenaga medis yang menangani.

Polres Batubara mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum hasil resmi penyelidikan dan pemeriksaan medis diumumkan.

“Kami memastikan proses berjalan profesional. Masyarakat diminta menunggu hasil resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegas pihak kepolisian.

Situasi di sekitar lokasi kejadian sendiri dilaporkan tetap aman dan kondusif. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terbaru