Bupati Baharuddin Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih, Batubara Bersiap Menjadi Kekuatan Baru Sektor Kelautan

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Komitmen Pemerintah Kabupaten Batubara dalam membangun kawasan pesisir dan meningkatkan kesejahteraan nelayan terus ditunjukkan secara nyata. Setelah melakukan penanaman mangrove di kawasan Pantai Sejarah, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kamis (4/6/2026), Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian langsung meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Perupuk.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Wakil Bupati Batubara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Dr. Ade Tajudin Sutiawarman.

Di lokasi pembangunan, Bupati Baharuddin melihat langsung perkembangan berbagai fasilitas yang tengah dibangun untuk mendukung terbentuknya kawasan nelayan modern yang terintegrasi. Program ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Batubara.

“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar membangun fisik kawasan, tetapi membangun masa depan masyarakat pesisir. Kita ingin nelayan Batubara memiliki fasilitas yang lebih baik, produktivitas yang meningkat, dan kesejahteraan yang semakin kuat,” ujar Baharuddin.

Baca Juga :  Baharuddin Siagian Bahagia, WTP Jadi Fondasi Awal Membangun Pemerintahan yang Sehat

Kawasan KNMP dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi nelayan yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari sentra pemasaran hasil tangkapan, tempat perbaikan alat tangkap, hingga fasilitas pendukung lainnya yang dapat meningkatkan nilai tambah sektor perikanan.

Menurut Baharuddin, keberadaan kawasan nelayan modern akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Tidak hanya bagi nelayan, tetapi juga bagi pelaku usaha mikro, pengolah hasil laut, hingga sektor pariwisata yang berkembang di kawasan pantai.

Sebelum meninjau lokasi pembangunan KNMP, rombongan terlebih dahulu melakukan penanaman mangrove di kawasan Pantai Sejarah. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat ekosistem yang menjadi sumber kehidupan masyarakat nelayan.

Penanaman mangrove memiliki arti penting bagi daerah pesisir seperti Batubara. Selain berfungsi menahan abrasi pantai, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung keberlangsungan sektor perikanan.

Kehadiran Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bersama jajaran menunjukkan dukungan kuat pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Batubara.

Baca Juga :  Gemara Sebut Potensi PAD Sektor Galian C Rawan Bocor

Dukungan tersebut menjadi sinyal bahwa Batubara dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu kawasan pesisir strategis di Sumatera Utara.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.

Dengan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang terus berjalan dan gerakan pelestarian mangrove yang digencarkan, Kabupaten Batubara sedang menapaki langkah besar menuju transformasi kawasan pesisir yang lebih maju, produktif, dan berdaya saing.

Bagi masyarakat nelayan, proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, KNMP menjadi harapan baru lahirnya pusat ekonomi kelautan yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir dan menjadikan Batubara sebagai salah satu kekuatan maritim yang diperhitungkan di Sumatera Utara. (Ril).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tunaikan Janji Politik, Bahar–Syafrizal Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji di Batubara
Ketua IPK Batubara: Dukung Penuh Pemberantasan Korupsi Demi Masa Depan Kabupaten Batubara dan Indonesia
Dipayungi Oleh Kabag Protokol Widaruna, Bupati Tinjau Sekolah Rakyat
Usron; “Saya Tidak Bersalah”, Ada Aktor Lain yang Belum Tersentuh
Diduga Dipicu Cekcok Rumah Tangga, Suami Bakar Rumah dan Toko Sembako Satu Tewas Dua Luka Bakar
Bahar Siagian Gandeng Investor Kembangkan SPAM, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Masyarakat dan Industri
Fraksi-Fraksi di DPRD Batubara Cermati Laporan APBD 2025
Momentum Hari Asyura, BKPRMI Batu Bara Ajak Masyarakat Tebar Kepedulian kepada Anak Yatim dan Disabilitas

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:56 WIB

Tunaikan Janji Politik, Bahar–Syafrizal Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji di Batubara

Senin, 13 Juli 2026 - 18:33 WIB

Ketua IPK Batubara: Dukung Penuh Pemberantasan Korupsi Demi Masa Depan Kabupaten Batubara dan Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:14 WIB

Dipayungi Oleh Kabag Protokol Widaruna, Bupati Tinjau Sekolah Rakyat

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:52 WIB

Usron; “Saya Tidak Bersalah”, Ada Aktor Lain yang Belum Tersentuh

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:10 WIB

Diduga Dipicu Cekcok Rumah Tangga, Suami Bakar Rumah dan Toko Sembako Satu Tewas Dua Luka Bakar

Berita Terbaru