Bupati Baharuddin Rombak Pejabat di Batubara

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara – Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara, Senin (22/6/2026).

Pelantikan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara ini dinilai bukan sekadar agenda rutin mutasi jabatan. Di balik pergeseran sejumlah posisi strategis tersebut, tersimpan pesan yang lebih besar: percepatan kinerja birokrasi dan penyesuaian arah pemerintahan menuju target pembangunan yang lebih agresif.

Publik tentu masih mengingat pernyataan Bupati Baharuddin beberapa waktu lalu yang menjadi perhatian luas masyarakat.

“Saya ingin lari 100, tapi OPD masih di kecepatan 40.”

Pernyataan itu kini seolah menemukan bentuk konkretnya melalui langkah evaluasi dan penyegaran pejabat yang terus dilakukan secara bertahap.

Pelantikan kali ini menyentuh berbagai sektor penting pemerintahan, mulai dari bidang pemerintahan, perhubungan, kebencanaan, kepegawaian, sosial, hingga kecamatan dan kelurahan.

Beberapa nama yang mendapat amanah baru antara lain Rubi Anto Sari Siboro sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Zamzamy Elwadiip sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Priyo Pratomo dan Yusrizal yang dipercaya memimpin Kecamatan Datuk Tanah Datar dan Kecamatan Tanjung Tiram.

Selain itu, sejumlah pejabat administrator dan pengawas juga mengalami rotasi dan promosi jabatan sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi pemerintahan.

Baca Juga :  Pelita Indonesia : Kabupaten/Kota Butuh Perda Lampu Jalan

Dalam perspektif pemerintahan, mutasi dan rotasi pejabat bukan hanya soal perpindahan kursi. Lebih dari itu, ia merupakan instrumen untuk memastikan bahwa setiap perangkat daerah mampu bekerja sesuai dengan visi kepala daerah.

Tantangan pembangunan yang dihadapi Batubara saat ini tidak ringan. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan investasi, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif.

Karena itu, setiap jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan karier, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja.

Masyarakat tidak lagi melihat siapa yang dilantik, tetapi apa yang akan dilakukan setelah dilantik.

Pelantikan ini juga menjadi pengingat bahwa jabatan publik selalu beriringan dengan tanggung jawab publik.

Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin kritis, pejabat dituntut tidak hanya loyal terhadap pimpinan, tetapi juga mampu menunjukkan integritas, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan menerjemahkan program pemerintah menjadi manfaat yang dirasakan masyarakat.

Khusus bagi pejabat yang ditempatkan di sektor pelayanan langsung seperti kecamatan, kelurahan, perhubungan, sosial, dan kebencanaan, masyarakat tentu berharap kehadiran mereka mampu menghadirkan perubahan yang lebih nyata.

Sebab ukuran keberhasilan birokrasi pada akhirnya bukan terletak pada banyaknya rapat yang dilaksanakan atau dokumen yang disusun, melainkan pada kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.

Baca Juga :  Sekolah di Batubara Siap Jalankan Program Makan Siang Gratis Presiden Prabowo, Orang Tua dan Guru Antusias

Langkah penyegaran birokrasi yang kembali dilakukan Bupati Baharuddin juga dapat dibaca sebagai upaya menjawab harapan masyarakat yang selama ini menginginkan pemerintahan lebih cepat bergerak.

Di berbagai ruang publik, kritik terhadap lambannya sebagian proses pelayanan dan pembangunan masih kerap terdengar. Karena itu, rotasi pejabat menjadi momentum untuk menghadirkan energi baru di dalam organisasi pemerintahan.

Bagi Baharuddin Siagian, keberhasilan pemerintahannya tidak hanya ditentukan oleh visi dan program yang disusun, tetapi juga oleh kualitas para pejabat yang menjalankannya di lapangan.

Karena itu, pelantikan 19 pejabat ini dapat dimaknai sebagai bagian dari proses membangun birokrasi yang lebih adaptif, lebih berani mengambil langkah, dan lebih siap bekerja sesuai tuntutan zaman.

Kini publik menunggu pembuktian.

Apakah penyegaran birokrasi ini mampu mendorong Pemerintah Kabupaten Batubara berlari lebih cepat?

Ataukah persoalan klasik birokrasi akan kembali menjadi penghambat?

Waktu akan menjadi jawabannya. Namun satu hal yang pasti, sinyal perubahan dari ruang pemerintahan Kabupaten Batubara semakin terlihat jelas. Jika sebelumnya Bupati mengeluhkan OPD yang masih berada di kecepatan 40, maka pelantikan ini adalah pesan bahwa mesin birokrasi sedang dipersiapkan untuk berlari lebih kencang menuju kecepatan 100. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Di Balik Gerobak Sederhana,Ada Hati Ibu yang Tak Pernah Menyerah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:00 WIB

LABUHANBATU

Bupati Dan Kapolres Labusel Dukung PWI Perkuat Informasi Publik

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:23 WIB