Gas LPG 3 Kg Langka di Tanjung Tiram, Harga Tembus di Atas HET

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Kelangkaan gas LPG 3 kilogram mulai dirasakan masyarakat di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara. Dalam beberapa pekan terakhir, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas bersubsidi tersebut, bahkan jika tersedia, harganya telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Di tingkat pengecer, LPG 3 kg kini dijual bervariasi mulai dari Rp18.000 hingga di atas Rp20.000 per tabung bahkan lebih. Kondisi ini tentu memberatkan masyarakat kecil yang selama ini bergantung pada gas subsidi untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga Tanjung Tiram Solehuddin mengaku harus berkeliling ke sejumlah warung hanya untuk mendapatkan satu tabung gas. “Sudah susah dicari, kalaupun ada harganya mahal. Kadang sampai Rp20 ribu lebih,” ujarnya kepada zulnas.com, Rabu 6 Mei 2026.

Baca Juga :  Terlibat PPPK, Adik Kandung Mantan Bupati Batubara Ditahan Polda Sumut

Informasi yang dihimpun zulnas.com menyebutkan, kelangkaan ini diduga dipicu oleh meningkatnya distribusi LPG ke sektor nelayan serta pasokan ke sejumlah pengelola MBG (diduga usaha skala tertentu). Hal ini membuat distribusi ke masyarakat umum menjadi berkurang.

Sejumlah pedagang juga mengakui pasokan yang mereka terima tidak sebanyak biasanya. “Barang datang, tapi cepat habis. Banyak yang cari, termasuk dari nelayan,” kata seorang pengecer.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan distribusi LPG bersubsidi di wilayah tersebut. Sebab, secara aturan, LPG 3 kg diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro, bukan untuk sektor yang tidak berhak atau skala Industri.

Baca Juga :  "E-PBB: Lompatan Digital Batubara Menuju Pajak Cerdas Desa"

Masyarakat berharap pemerintah daerah Batubara bersama instansi terkait segera turun tangan untuk menstabilkan pasokan dan harga. Pengawasan distribusi dinilai penting agar gas subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Jika kondisi ini terus berlanjut, dikhawatirkan akan berdampak pada aktivitas ekonomi rumah tangga, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada LPG 3 kg.

Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah konkret, baik melalui operasi pasar, penertiban distribusi, maupun evaluasi jalur penyaluran agar kelangkaan tidak terus terjadi di tengah masyarakat. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Harian IPK Batubara Basri Saragih: Kritik Harus Membangun, Infrastruktur Batubara Sedang Berproses
Potret Buram Kepala OPD di Batubara (Bagian 2)
Potret Buram OPD di Batubara
Socfindo, Tanah Yang Diperebutkan dan Dua Pansus Yang Lahir dari Rahim Perlawanan
DPRD Batubara Bentuk Pansus Plasma HGU Perkebunan, Darius: Demi Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat
LKPI Serahkan Surat Dukungan Pansus Plasma HGU ke DPRD Batubara
Bupati Baharuddin Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih, Batubara Bersiap Menjadi Kekuatan Baru Sektor Kelautan
Pansus DPRD, Plasma Kebun, Mengembalikan Hak, dan Membangun Kesejahteraan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:27 WIB

Ketua Harian IPK Batubara Basri Saragih: Kritik Harus Membangun, Infrastruktur Batubara Sedang Berproses

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:05 WIB

Potret Buram Kepala OPD di Batubara (Bagian 2)

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:51 WIB

Potret Buram OPD di Batubara

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:02 WIB

Socfindo, Tanah Yang Diperebutkan dan Dua Pansus Yang Lahir dari Rahim Perlawanan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:43 WIB

DPRD Batubara Bentuk Pansus Plasma HGU Perkebunan, Darius: Demi Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Satres Narkoba Gerebek Lapas Labuhan Bilik

Minggu, 21 Jun 2026 - 20:49 WIB