Sejumlah KPM Terima Beras Medium, Korda : Itu Tidak Boleh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2020 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zulnas.com, Batubara — Sejumlah e-warung di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara mengaku masih menyalurkan beras sembako kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diduga berjenis medium.

Beras yang di drop dari suplayer yang tak disiplin itu akhirnya menjadi catatan penting bagi pihak kordinator Bansos (Korda) Kabupaten setempat.

Misalnya, Syamsiar (55) warga dusun prumnas Desa Sukaraja Kecamatan Airputih mengaku bantuan pangan non tunai program sembako yang diterimanya pada bulan Mei berupa beras medium 15 Kg, 1/2 Kg kacang hijau, 10 butir telur dan 1 kg labu jipang.

Meski beras yang diterimanya menyalahi Pedum, Syamsiar mengaku tetap bersyukur karena masih mendapat bantuan pangan dari pemerintah ditengah pandemi wabah Covid-19 ini.

Baca Juga :  Zahir Minta Inalum Bantu Pembebasan Lahan di Kuala Tanjung

Lebih lanjut Syamsiar menyebutkan, komoditi yang diterima masih belum sesuai dengan jumlah nominal saldo transaksi KPM dengan E-warung yang berjumlah Rp 200.000, namun dirinya mengaku pasrah dan berharap pemerintah melalui dinas terkait dapat menindak oknum-oknum pengelola E-warung yang diduga nakal,

“Kalau diitung jumlahnya masih belum maksimal, tapi ya sudahlah yang penting masih dapat beras,” Katanya seperti yang dilanair media Sib, sabtu (16/5/2020).

Berbeda pula pendapat Supiani (57) warga dusun cendana Desa Laut Tador. Perempuan asal Kecamatan Sei Suka ini mengaku menerima beras yang tak jelas apakah jenis medium atau premium, sebab pada karung beras tidak ada tercantum keterangannya. Selain beras, Supini juga mengaku menerima 1/2 kg kacang hijau, 14 butir telur serta 1 kg labu jipang.

Baca Juga :  Wakil Bupati Labuhanbatu Tinjau Korban Stunting Di Desa Tanjung Siram

Mananggapi hal tersebut, kordinator BPNT Kabupaten Batubara Sony Agatha Siahaan Sabtu (16/5/2020) mengaku segera akan turun kelapangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Gak boleh beras medium, wajib yang premium kualitas berasnya bang, nanti saya turun kelapangan mengecek langsung dulu ya bang, klw benar akan kita ingatkan”, akunya diujung telephon.

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024
Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam
Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras
Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu
Eks Kadis Kesehatan Batubara Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana BTT
DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024

Senin, 27 April 2026 - 19:26 WIB

Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam

Jumat, 17 April 2026 - 19:31 WIB

Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Resah,Pungli di Jalan Umum Marbau Berakhir di Kantor Polisi

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:25 WIB