Mampukah Nizhamul Memugar Istana Niat Lima Laras?

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Maret 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Sepintas judul itu terlihat semacam provokasi, tetapi, sesungguhnya, kalau ditela’ah lebih seksama, justru judul itulah yang mendorong pemerintah daerah agar mampu mewujudkan niatan yang baik untuk kebesaran hati, terkhusus pemerintah Batubara, dibawah tangan dingin Pj. Bupati Nizhamul ini.

Pj. Bupati Btubara Nizhamul belakangan ini sering berkunjung ke Istana Niat Lima Laras. Kunjungan pertama, dirinya melihat kondisi gedung istana, kemudian berjalan-berjalan melihat kondisinya yang kian rusak parah, dan beliaupun berniat ingin memugarkan gedung istana yang bersejarah tersebut.

Kinjungan kedua, sehabis makan siang di RM Kawan Kito, Nizhamul kembali ke Gedung Istana Niat Lima Laras, untuk berdialog dengan ahli waris, sambil bercerita tentang gedung bersejarah.

Kunjungan Pj Nizhamul tersebut sontak mengingatkan saya kepada dua Bupati Batubara yang dulu punya niatan yang sama. Mereka bahkan sempat bernegosiasi ingin mengambil alih gedung istana, tapi kandas karena tidak mampu bernegosiasi dengan ahli waris yang tak lain mungkin soal angka-angka.

Ya, soal angka-angka. Kenapa? Itulah yang teringat saya saat kemarin dua pejabat Bupati Defenitif tidak mampu memberikan keyakinan kepada pihak ahli waris, sehingga niat untuk memugar gedung istana Niat Lima Laras tak jadi dipugar.

Dalam kinteks ini, menurut hemat saya bukannya ganti rugi gedung istana itu dibayar kepada ahli waris, bukan pula dana APBD Batubara yang ingin menggantirugikan uang kepada ahli waris, tetapi, ada semacam ‘Win-win solution’ yang bisa dijadikan komitmen kemudian ‘merangsang’ pihak ahli waris merelakan gedung bersejarah itu dikelola oleh pemerinatah Batubara.

Baca Juga :  Tanggapi Tegangan Arus Listrik, PLN Tg Tiram Ngaku Siaga 24 Jam

Baca : Memprihatinkan, Pj Bupati Batubara Kunjungi Bangunan Istana Lima Laras

Jujur, bahwa gedung bersejarah itu adalah salah satu Ikon Kabupaten Batubara. Ikon itu pulalah yang menjadi saksi bisu, bahwa pernah ada pertapakan sejarah didaerah itu, yang ceritanya dari tahun ketahun terus digaungkan sebagai salah satu muatan lokal pada mata pelajaran sejarah di daerah setempat.

Seperti halnya Istana Maimon. Diketahui pula bahwa pengelolaan istana maimun yang mungkin selama ini kita pikir oleh pemerintah, namun ternyata dikelola oleh yayasan yang bernama Yayasan Sultan Ma’moen Al Rasyid.

Baca : Ini Benda- Benda Yang Dipamerkan di Pagelaran Istana Lima Laras

Saya ingin sampaikan bahwa pemerintahan kota medan hanya bisa mendorong agar Istana Maimun dapat dikelola dengan baik sebagai salah satu etalase budaya di Kota Medan.

Lantas, bagaimana dengan Gedung Istana Niat Lima Laras? Inilah yang menjadi dinamika. Harus ada semacam format yang menjadi acuan sehingga pelepasan pengelolaan dan pemugaran itu tidak melanggar regulasi dan pihak ahli waris dapat dijadikan pengelola untuk meningkatkan berbagai aspek, baik ekonomi, budaya, pariwisata dan seterusnya.

Baca Juga :  Begini Potret Malam di Kota Tanjung Tiram

Dari periode ke periode hal sama juga terjadi. Niat yang tulus tak dinapikan untuk perubahan dan pemugaran istana, tetapi tak pernah terwujud pula. Mungkin ada yang salah dalam merespon keinginan itu, mungkin pula ada regulasi yang tak bisa dijalankan sehingga niat itu tak dapat terwujud.

Baca : Bertanjak Batubara di Istana Megah Niat Lima Laras

Baca : Zahir Pelajari Regulasi Peralihan Istana Lima Laras ke Daerah

Jangan pula salah paham dengan penulis. Saya hanya ingin memberikan dorongan penuh kepada pemerintah daerah, agar rencana pemugaran dan pengelolaan gedung bersejarah itu bisa twrwujud, walaupun ditangan Pj Bupati Batubara Nizhamul yang hanya setahum menjabat didaerah ini.

Sebagaimana diketahui, Istana Niat Lima Laras menurut sejarah mulai dibangun sejak 1907 dan selesai 1912. Memiliki 4 lantai, memiliki tangga yang memutar, memiliki 28 pintu dan 66 jendela dan dihalaman depan terdapat 2 meriam.

Gedung bersejarah tersebut, pernah beberapa tahun terakhir mendapat anggaran untuk perehaban, mulai dari masa kepemimpinan Bupati OK Arya Zulkarnain hingga kepemimpinan Bupati Zahir- Oky. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut
Turnamen Domino HPN 2026 Resmi Berakhir, Ini Para Juaranya
Bursa Ketua Golkar Sumut Memanas: Andar Amin Harahap vs Hendri Yanto Sitorus
Andar Amin Harahap: Figur Dominan di Bursa Ketua DPD Golkar Sumut
Hendri Yanto Sitorus: Jejak Tokoh Muda Golkar dari Akademisi hingga Kepala Daerah
Kelompok 80 Desak Polres Sergai Periksa IUP dan HGU PT DMK, Dugaan Alih Fungsi Lahan Menguat
Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai
PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 12:27 WIB

DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:02 WIB

Turnamen Domino HPN 2026 Resmi Berakhir, Ini Para Juaranya

Senin, 19 Januari 2026 - 22:40 WIB

Bursa Ketua Golkar Sumut Memanas: Andar Amin Harahap vs Hendri Yanto Sitorus

Senin, 19 Januari 2026 - 22:29 WIB

Andar Amin Harahap: Figur Dominan di Bursa Ketua DPD Golkar Sumut

Senin, 19 Januari 2026 - 22:22 WIB

Hendri Yanto Sitorus: Jejak Tokoh Muda Golkar dari Akademisi hingga Kepala Daerah

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:06 WIB

LABUHANBATU

Chairil Anwar: Hidup yang Menyala Lewat Kata

Sabtu, 7 Feb 2026 - 16:03 WIB