Khodijah Kenang Almarhum OK Arya, Pejuang Dermawan dan Dicintai Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 November 2024 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Di bawah langit malam yang syahdu, ratusan pelayat berkumpul di Jalan Merdeka, Ujung Bom, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabuapten Batubara, Jum’at, 8 November 2024, untuk mengenang sosok Almarhum OK Arya Zulkarnain.

Almarhum adalah sosok yang begitu dicintai dan dihormati sebagai pejuang dan pahlawan bagi masyarakat Batubara.

Doa-doa tahlil mengalun, membingkai suasana haru dan rasa kehilangan atas sosok yang selama hidupnya berjuang demi kabupaten tercinta.

Dari berbagai desa di Kabupaten Batubara, para pelayat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para pemuda datang.

Bahkan dua calon pasangan bupati, Baharuddin-Syafrizal (Paslon nomor urut 2) dan Darwis-Oky (Paslon nomor urut 1), turut hadir, mengiringi doa bagi sosok yang menjadi inspirasi bagi masyarakat Batubara.

Baca : Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Tokoh Pemekaran Batubara, OK Arya Zulkarnain, Tutup Usia

Khodijah, istri almarhum, mengungkapkan kisah yang menyentuh tentang cinta almarhum pada masyarakat Batubara dan dedikasinya bagi masyarakat.

Baca Juga :  Analisis Politik Pilkada Batubara 2024: Pertarungan Tiga Paslon, Siapakah Yang Bakal Menang?

Dalam keheningan malam itu, Khodijah bercerita, meski sempat melalui berbagai cobaan, almarhum tak pernah berhenti mencintai daerah yang telah ia perjuangkan sejak lama.

“Setelah selesai menjalani proses hukum, awalnya ia mulai melupakan, namun setelah diangkat menjadi staf khusus oleh Pj Bupati, semangatnya kembali tumbuh. Dia kembali bersosialisasi dengan masyarakat dan menyatakan betapa cintanya kepada warga Batubara,” ujar Khodijah.

Khodijah juga mengenang pesan mertuanya, ayah dari OK Arya, yang berpesan agar ia tidak membatasi langkah suaminya dalam menolong sesama.

Pesan itu ternyata benar-benar terealisasi dalam sosok OK Arya yang dikenal sebagai pribadi yang dermawan.

Baca : OK Arya Zulkarnain: Pejuang Pemekaran Batubara yang Berani dan Tangguh

Khodijah pun menuturkan kisah menakjubkan saat menggali kuburan ayah mertuanya, yang menunjukkan kain kafan masih utuh sebagai tanda kedermawanannya semasa hidup.

Baca Juga :  Tiga Ruko di Tanjung Tiram Rata dengan Tanah, Penyebab Kebakaran Masih Misterius

“Pak OK Arya tidak sulit menghadapi sakaratul maut, hanya 15 menit, dia langsung pergi dengan tenang. Saya ikhlas melepaskannya,” ujarnya dengan suara yang bergetar.

Di depan para pelayat, Khodijah menyampaikan permintaan maafnya mewakili almarhum dan berharap masyarakat Batubara juga mengikhlaskan kepergian sosok yang begitu berperan besar dalam pembangunan Batubara ini.

Baca : Takziah Malam Ketiga, Baharuddin Kenang Sosok Pahlawan Batubara OK Arya Zulkarnain

OK Arya Zulkarnain dikenang bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai sahabat, pahlawan, dan seorang manusia yang tulus dalam melayani masyarakatnya.

Kisah kebaikan dan patriotisme OK Arya, seperti yang diharapkan Khodijah, akan terus menginspirasi generasi penerus, terutama bagi pemimpin Batubara di masa depan.

Di tengah duka ini, semoga semangat perjuangan dan kebaikan yang diwariskan OK Arya akan terus hidup dalam hati sanubari masyarakat Batubara. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran
Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Berita Terbaru