Selesaikan konflik Antar Nelayan, Bupati Batubara Bentuk Satgas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 Januari 2019 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara.zulnas.com – Guna menyelesaikan permasalahan nelayan yang kerap terjadi di Kabupaten Batubara, Bupati Batubara, Zahir, membentuk satuan tugas (satgas) penertiban alat tangkap sesuai dengan aturan yang berlaku di Aula Kantor Bupati Batubara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (21/1/2019).

Dalam arahannya, Zahir mengatakan, tujuan dibentuknya satgas penertiban alat tangkap agar para nelayan tradisional dan nelayan modern dapat melaut dan menangkap ikan sesuai peraturan. “Kalau ini tidak ditangani dengan baik, akan selalu menimbulkan konflik nantinya. Untuk mengatasi itu maka alat tangkap yang tidak ramah lingkungan akan diganti dengan alat tangkap yang ramah lingkungan,” katanya.

Baca Juga :  Akhir Tahun Penuh Makna, Bupati Batubara Serahkan Ribuan SK PPPK dan Tekankan Disiplin OPD

Baca Juga : Soal Kisruh Nelayan, Kapolres Minta Nelayan Menahan Diri

Menurutnya, saat ini jajaran instansi terkait sedang melakukan pendataan secara akurat tentang nelayan yang menggunakan alat tangkap trawl. “Diharapkan dengan kebijakan kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah serta organisasi nelayan, permasalahan tentang nelayan ke depan tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada para nelayan tradisioanal harus sabar dan cukup melaporkan kepada pihak berwajib jika terjadi permasalahan.

Baca Juga :  Daud Sebut Tenaga Honorer di RSUD Batubara Macam Kantor Ibu dan Anak

Dalam pembahasan rapat tersebut, juga diungkapkan bahwa untuk melakukan operasi di laut, Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Belawan akan membantu satu unit kapal yang bisa digunakan oleh tim Satgas

Dalam rapat kordinasi tersebut dihadiri Denpom 1/1 Siantar, Letkol Inf Chairun; Kapolres Batubara, AKBP Robinson Simatupang; Dandim 0208/Asahan, Letkol Inf Srimarantika Bruh; Kajari Batubara; Kadis Perikanan Sumut; UPT Perikanan; Kasat Polair Tanjungbalai, Kompol Z Siregar. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma Batubara Jemput Kepastian Hukum ke Kementan, Ditjenbun Tegaskan Kewajiban Plasma 20 Persen

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Di Balik Gerobak Sederhana,Ada Hati Ibu yang Tak Pernah Menyerah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:00 WIB

LABUHANBATU

Bupati Dan Kapolres Labusel Dukung PWI Perkuat Informasi Publik

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:23 WIB