Terkait Penangan Banjir, BPBD Minta Para Kades Pro Aktif

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 Oktober 2019 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Batubara meminta kepada kepala desa pro aktif dalam memberikan laporan data warga yang terkena musibah banjir. Hal itu bertujuan agar pihak BPBD Dapat meng inventaris jumlah korban yang terkena musibah banjir.

“Harapan kita kepada kepala desa agar dapat pro aktif dengan melaporkan jumlah warga yang terkena musibah banjir didesanya,” ujar Sekretaris BPBD Batubara Rita Desliana kepada zulnas.com, melalui via telpon seluler, minggu (27/10/2019) malam.

Rita menyebutkan, Pjs Kepala Desa Padang Genting beberapa kali dihubungi tidak mengangkat, padahal kita membutuhkan data masyarakatnya yang sebagaian sudah mengungsi karena terendam banjir rumah dan pemukiman mereka.

“Masyarakat Padang Genting butuh bantuan, tapi kami kok tak ada laporan dari kepala desanya, kami tak bisa memberikan bantuan, itu makanya dihubungi beberapa kali, tak diangkat kepala desanya,” Kata Rita Desliana.

Baca Juga : Ribuan Rumah Terendam Banjir, BPBD Mulai Salurkan Bantuan

Saat ini, Untuk penanganan banjir, Rita mengaku BPBD Batubara masih mempunyai sejumlah stock paket logistik dikantor, bantuan tersebut hanya untuk penanganan awal berupa bahan sembako, perlengkapan sekolah, perlengkapan kesehatan dan perlengkapan lainnya berupa tikar dan kelambu.

Baca Juga :  Desa Bogak Tetapkan Hari Jadi, Momentum Pelestarian Sejarah dan Budaya Lokal

“Banjir Inikan masih dalam kategori musibah kecil, warga hanya tidak bisa beraktivitas, masuk kerja, jadi kebutuhannya hanya bersifat layanan dasar saja,” terang Rita Desliana.

Kondisi banjir yang menggenangi perumahan Padang Genting

Sebelumnya, Kiki warga Desa Padang Genting yang tinggal di perumahan Padang Genting mengaku tempat tinggalnya sudah mengalami banjir selama dua hari terakhir. Hingga saat ini, ia masih mengungsi kerumah orang tuanya di Kecamatan Tanjung Tiram.

Ia mengaku, lebih kurang 100 Kepala Keluarga yang tinggal di perumahan Padang Genting sudah mengungsi ketempat keluarganya. Selama dua hari ini, warga hanya datang dan memastikan kondisi air sembari menjaga barang dan perabotan rumahnya.

Banjir juga menggenangi halaman sekolah dan kantor didesa setempat

Banjir tak hanya menggenangi perumahan warga Genting, tetapi banjir juga menggenangi sejumlah tempat seperti sekolah Dasar dan Sekolah MTS Al-washliyah dan gedung kantor lainnya.

Baca Juga :  Kadisdik Batubara: Program Makan Siang Gratis Jadi Langkah Nyata Tingkatkan Pendidikan

Hingga pukul 18.00 Wib, kondisi air masih bertahan di pemukiman rumah warga, sementara, tenda pengungsian sudah bisa digunakan oleh warga di halaman mesjid setempat.

Petugas BPBD Batubara telah menyiapkan tenda pengungsian untuk warga Padang Genting di halaman mesjid Syahroni desa setempat

Pantauan wartawan, senin (28/10/2019) Camat Kecamatan Talawi Muliadi langsung turun ke lokasi pemukiman banjir di Desa Padang Genting. Kedatangan camat langsung melihat kondisi kesehatan masyarakat setempat.

Ia-pun langsung berdialog dengan warga dan menyarankan agar warga menjaga kesehatan. Dan selama dalam pengungsian, warga dihimbau untuk tetap menjaga Barang-barang yang berharga yang ditinggal dirumah.

Sementara itu, pada senin pagi, pada pukul 11.00 wib, BPBD Batubara sudah mendirikan tenda untuk para pengungsi warga yang rumahnya terendam banjir di halaman mesjid Syahroni Desa Padang Genting.

Sejumlah warga dari desa Padang Genting kemudian datang dengan membawa barang dan berdiskusi dengan petugas BPBD setempat.

Sebelumnya, minggu, (27/10/2019) BPBD Batubara telah memberikan bantuan paket sembako, perlengkapan kesehatan, dan sejumlah logistik lainnya di tiga desa, yaitu Desa Empat Negeri, Desa Kwala gunung dan Desa Air Hitam. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar
Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran
Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Berita Terbaru