Ribuan Rumah Terendam Banjir, BPBD Mulai Salurkan Bantuan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 27 Oktober 2019 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Hujan deras yang terus mengguyur pemukiman rumah penduduk jumlahnya terus bertambah. Angka data terakhir yang dilansir pihak BPBD Batubara tercatat 1.087 rumah warga yang tersebar disebelas kecamatan yang terendam banjir dengan tingkat ketinggian yang bervariatif.

Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah Batubara Anuardi menyebutkan data korban yang terdampak banjir sebanyak 1.087 rumah. Dari angka itu, meliputi sebelas kecamatan di Batubara.

“Itu baru data sementara, kemungkinan akan terus bertambah,” kata Mantan kepala Kantor Perpustakaan dan Arsif daerah Batubara, seperti yang dilansir di media analisadaily, minggu (27/10/2019).

Lebih lanjut Anuardi menjelaskan, beberapa kecamatan yang terdampak banjir diantaranya adalah Kecamatan Datuk Limapuluh, Limapuluh Pesisir, Limapuluh Kota, Air Putih, Sei Suka, Lautador, Talawi, Nibung Hangus, Sei Suka dan Tanah Datar,” Ujarnya.

Baca Juga :  Mandi Belimau: Tradisi Sakral Menyambut Ramadhan di Batubara

Sejauh ini, katanya, banjir yang menenggelamkan beberapa rumah pemukiman warga diakibatkan karena curah hujan yang relatif tinggi dalam sepekan terakhir. Sementara kondisi saluran dreanase banyak ditutupi sampah sehingga mengakibatkan aliran sungai meluap dan menggenangi rumah penduduk.

Dinas BPBD sendiri, katanya sudah melakukan penanganan dengan beberapa dinas terkait. Dengan mendirikan beberapa tenda darurat dan menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang menjadi korban banjir.

Selain musibah banjir, dia juga menyebutkan korban bencana angin puting beliung juga terjadi didesa kuala indah.

“Selain banjir, bencana angin puting beliung juga memporak- porandakan sejumlah pemukiman warga di Desa Kuala Indah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara,” Terangnya.

Sayangnya Anuardi tidak merincikan berapa tingkat kerugian warga yang terkenal banjir. Begitu juga dengan jumlah areal sawah yang tenggelam banjir dan diduga gagal panen.

Baca Juga :  Begini Cara Kades Bogak Fazzary Akbar Membangun Desanya, Dari Nawaitu dan Transparan

Sementara itu, Komeng (55), salah satu warga yang terdampak banjir di Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh mengatakan, banjir menggenangi rumah warga sejak dua hari lalu. Saat ini air mulai berangsur surut.

Meski demikian, sebagian warga masih bertahan di tenda darurat karena rumah mereka belum bisa ditempati. Air menggenangi rumah warga hingga mencapai lutut dan paha orang dewasa.

Sejumlah warga masih bertahan di tenda-tenda darurat. Banjir tidak hanya menggenangi rumah warga, fasilitas pendidikan pun ikut terdampak, diantaranya SMKN 1 Limapuluh, MIN Kwala Gunung, SDN Desa Guntung dan sejumlah sekolah lainnya. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabar Mundurnya 3 Kabid Disdik Batubara, BKD: Dua Ajukan Surat, Satu Pindah Tugas
Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos
Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional
Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara
Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata
Membaca Ulang Polemik Tim Kreatif dan Pers di Batubara
Baharuddin Siagian Lulus Doktor dengan Predikat A+, Tekankan Pentingnya Pemimpin Cinta Ilmu
SMSI Batubara Apresiasi Kinerja Kasat Narkoba AKP Arifin Purba, 46 Kasus Narkoba Terungkap dalam Dua Bulan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:16 WIB

Kabar Mundurnya 3 Kabid Disdik Batubara, BKD: Dua Ajukan Surat, Satu Pindah Tugas

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WIB

Dinsos Batubara Beberkan Data Warga Per Desil, Jadi Dasar Penyaluran Bansos

Senin, 6 April 2026 - 12:28 WIB

Wabup Syafrizal Tekankan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Nasional

Kamis, 2 April 2026 - 16:29 WIB

Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara

Rabu, 1 April 2026 - 23:24 WIB

Elang, Beo, dan LKPJ: Antara Retorika dan Kinerja Nyata

Berita Terbaru