Sambut Hari Kebangkitan Nasional, Zahir : Hindari Permusuhan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2019 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com.Batubara — Bupati Batu Bara mengajak kepada warga masyarakat Batu Bara untuk move on dari perbedaan pendapat pada Pilpres 2019. Hal itu disampaikan Zahir di upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Limapuluh, Sumatera Utara, Senin (20/5/2019).

Dalam kesempatan itu, Zahir menyampaikan rasa syukurnya atas tahap tahap pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota legislatif masih berlangsung dengan lancar.

Ia menuturkan Hari Kebangkitan Nasional ini dapat dimaknai sebagai bentuk pembenahan diri. Salah satunya menjaga kondusivitas, khususnya di Kabupaten Batu Bara.


Bupati Batu Bara saat pimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional – Foto Istimewa

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dimaknai bentuk pembenahan diri, ciptakan kondusivitas. Kembali bersama menjalin untai benang yang putus, lupakan perbedaan,” kata Zahir di hadapan peserta upacara yang terdiri dari pegawai negeri sipil (PNS), Kejaksaan, TNI, Polri beserta para tokoh

Baca Juga :  Ibu Korban Berharap, Tubuh Anaknya Dapat Segera Ditemukan

Zahir menekankan, persatuan harus  dijaga dan terus dirajut, apalagi beberapa waktu lalu, bangsa ini melaksanakan Pemilu.

“Ini momentum yang tepat, baru saja kita pemilu, tentu ada beda pandangan, beda pilihan, beda pendapat, tapi itu harus disatukan,” kata Zahir.


Bupati Batu Bara saat pimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional – Foto Istimewa

Menurutnya, inti dari Pancasila adalah gotongroyong untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Bangsa Indonesia memang memiliki banyak perbedaan. Namun, hal itu, jangan dijadikan halangan untuk tetap bersatu.

“Bhinneka Tunggal Ika, berbeda tapi tetap satu, satu tujuan untuk menjaga keutuhan Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap masyarakat bisa memaknai Hari Kebangkitan Nasional yang juga bertepatan dengan bulan Ramadan.

Baca Juga :  Soal Kisruh Nelayan, Kapolres Minta Nelayan Menahan Diri

“Masyarakat diharapkan memaknai Hari Kebangkitan Nasional, karena ini momen penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, apalagi bertepatan dengan Ramadan, yang dalam Islam sendiri silaturahmi dan persatuan itu penting,” katanya.

Menurut Zahir, pada saat Ramadhan ini salah satu bentuk kebangkitan yaitu menjaga silaturahmi dengan sesama serta mewujudkan diri menjadi manusia bermartabat.

“Hindari permusuhan, menggunjing atau saling membenci. Tingkatkan kesabaran, kejujuran dan harus saling menghargai satu sama lain,” tuturnya

Ia juga mengajak kepada para PNS dan segenap warga Batu Bara untuk menyongsong masa depan Kabupaten Batu Bara lebih baik dengan cara bahu membahu dan gotong royong. Terutama mewujudkan visi misi pemerintah Batu Bara dalam mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

“Mari kita wujudkan kehidupan yang damai” tutupnya. *Zulnas/*Advertorial

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terbaru