Lampu Sering Mati, Kepala PLN Sebut Itu Gangguannya Begini 👇

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Maret 2019 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala ULP PLN Tanjung Tiram Edi Saleh Siregar

Kepala ULP PLN Tanjung Tiram Edi Saleh Siregar

Batubara,zulnas.com – Kepala PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Tiram Edi Saleh Siregar menyebutkan pemadaman yang terjadi belakangan ini disebabkan karena adanya gangguan ‘defisit’ sehingga pembangkit tenaga listrik menjadi mati.

“Biasanya itu gangguannya di Mesin pembangkit, ketika saat sore atau magrib, pemakaian listrik memuncak, maka beban semakin besar, pada saat itulah sistem ‘defisit’ dan terganggu sehingga menyebabkan lampu padam”, ujar Edi Salah Siregar diruang kerjanya, jum’at (15/03/2019) sore.

Baca Juga : Kepala PLN Diganti, Lampu Sering Mati

Begitu pun, lanjut dia, pemadaman yang disebabkan ‘defisit’ itu biasanya tidak terlalu lama, hanya memakan waktu tiga puluh menit saja, setelah itu, maka secara tehnis, sistem pengantar arus kembali normal.

Namun ia tidak membantah, terkadang memang ada beberapa titik lokasi yang sering terjadi gangguan, seperti dilokasi kecamatan sei balai. Lokasi ini, katanya, dekat dengan perkebunan, sehingga kabel TR atau SR menyangkut ke daun atau pohon, sehingga menyebabkan pemadaman. Namun, walaupun terjadi pemadaman, PLN tetap mendahulukan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP).

Baca Juga :  Kepala PLN Diganti, Lampu Sering Mati

Selanjutnya, mantan kepala PLN Rayon Parapat itu menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi akibat gangguan tehnis biasanya itu terjadi secara menyeluruh, karena sumber gangguan sistem itu terjadi pada pembangkit mesin didaerah si canang, Belawan.

“Kalau gangguannya datang dari pembangkit listrik canang belawan, maka biasanya akan menyebabkan gangguan pemadaman di beberapa gardu induk di wilayah jaringan”, kata Edi sembari menjelaskan bukan anggaran PLN yang ‘defisit’, tetapi sistem jaringannya yang terkedala menjadi ‘defisit’.

Baca Juga :  Pemkab Batubara Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Masyarakat Antusias Sambut Program Bupati

Kalau keuangan PLN, kata dia, hingga saat ini, pemerintah sudah menjelaskan tidak ada keuangan PLN defisit, malah secara ekonomi, kondisi keuangan PLN berstatus surplus, hanya saja, managemen pengelolaan pelayanan kepada konsumen yang masih belum maksimal

Dia menjelaskan, sistem pembangkit listrik PLN saat ini bersifat interkoneksi, artinya keterhubungan antar- jaringan telekomunikasi dari penyelenggara jaringan telekomunikasi yang berbeda. Interkoneksi antar-operator telekomunikasi wajib dilaksanakan di Indonesia untuk memberikan jaminan kepada pengguna agar dapat mudah mengakses jasa telekomunikasi.

“Sekarang kalau kita mau membutuhkan jaringan listrik, pengusaha tidak ribet lagi harus menyiapkan izin dan rekomendasi. Saat ini, secara personal kita sudah bisa mengusulkan ke PLN tentang pemasangan jaringan baru listrik untuk pasangan perumahan baru”, jelasnya. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semangat Kemerdekaan Membara di Desa Padang Genting, Warga Meriahkan HUT RI ke-81
Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar
Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran
Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara di Desa Padang Genting, Warga Meriahkan HUT RI ke-81

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Digerebek 16,45 Gram Sabu Ditemukan di Kampung Padang

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:05 WIB