Kades di Batubara Perintahkan Warganya Jadi Pengemis

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara –Pjs Kepala Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, menyetujui warganya menjadi peminta sumbangan (pengemis).

Hal itu diketahui setelah dua anak di bawah umur datang meminta- minta di Pematangsiantar, Jumat 24/1/2020.

Dua anak tersebut yakni, RG, 14 tahun dan HS, 15 tahun. Keduanya merupakan warga Jalan Sri Tanjung, Dusun VIII, Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara.

Dalam surat perintah tugas tersebut, Pjs Kepala Desa Bagan Dalam Zulaika, memberikan tugas kepada NU, 45 tahun, Ibu kandung RG.

Foto : Surat keterangan dari Pjs Kepala Desa Bagan Dalam, Zulaika kepada warganya yang kurang mampu untuk mengutip sumbangan. (Foto: Ist)

Selanjutnya NU memberikan tugas kepada anaknya itu untuk mengutip dana bantuan kepada donatur untuk keperluan anak yatim. Surat dengan tanda tangan Zulaika tersebut dengan masa berlaku 19 Desember 2019 hingga 19 April 2020.

Baca Juga :  Zahir : Kantor Bupati Batubara Mulai Dibangun 2020

Dengan kop surat Pemerintah Kabupaten Batubara, Kecamatan Tanjung Tiram, Kantor Kepala Desa Bagan Dalam, RG dan kedua saudaranya dinyatakan berasal dari keluarga kurang mampu.

“Uda dua minggu kami kek gini (meminta-minta,red) Bang. Tiap hari balek pulang pergi ke kampung naik mobil Sepadan,” kata RG di salah satu kafe di Pematangsiantar seperti yang dilansir di media Tagar Jum’at (24/1/2020).

Foto : Surat perintah tugas Pjs Kepala Desa Bagan Dalam, Zulaika kepada warganya untuk mengutip sumbangan. (Foto: Ist)

RG mengaku membawa temannya HS untuk menemani meminta- minta di Pematangsiantar.

“Bapak udah ninggal, kami dua udah ga sekolah lagi, ga ada uang orangtua,” ucap keduanya mengaku putus sekolah saat duduk di bangku SMP.

Baca Juga :  Kadis PUTR Mundur, Ini Penggantinya

Dengan membawa tas sandang dan map surat perintah tugas, keduanya meminta-minta berpindah tempat.

“Pindah-pindah, kalau udah jam 2 siang kami balek ke kampung. Mau dapat Rp 100 ribu mau lebih Bang. Uangnya kami kasih Mamak, Mamaklah yang nanti ngasih kami uang jajan dan ongkos,” kata mereka.

Setiap hari, keduanya pun mengaku meminta-minta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Tiap hari lah kek gini Bang. Supaya ada makan kami di kampung,” tandas keduanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kabupaten Batubara Andri Rahadian, mengaku baru mendengar informasi tersebut.

“Saya baru tau juga ini. Kita baru ada pelantikan kepala desa itu kemarin, mungkin itu Pjs yang lama. Mungkin karena Pj itu dia ngga ngerti mungkin,” kata dia lewat sambungan seluler.

“Makasih infonya, nanti akan kita teruskan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk pembinaan,” pungkas Andri. ***

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipicu Penghalangan Peliputan Kasus Tahanan Kabur, Puluhan Wartawan Batubara Demo Lapas Labuhan Ruku
Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan
Gas Melon, Data Kemiskinan, dan Pertaruhan Kebijakan di Batubara
Libur Distribusi Jadi Pemicu Kelangkaan, Disnakerperindag Batubara Ungkap Fakta LPG 3 Kg
“Secangkir Kopi, Sejuta Harapan, UMKM Menghidupkan Pesisir Tanjung Tiram”
Warga Mengeluh Gas LPG Langkah, Disperindag Batubara Ngaku Telah Turun Lapangan
Gas LPG 3 Kg Langka di Tanjung Tiram, Harga Tembus di Atas HET
Mengulas Pejabat Yang Dilantik Baharuddin Siagian

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:09 WIB

Dipicu Penghalangan Peliputan Kasus Tahanan Kabur, Puluhan Wartawan Batubara Demo Lapas Labuhan Ruku

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:10 WIB

Anak Nelayan Pesisir Batubara Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam di UINSU Medan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:47 WIB

Gas Melon, Data Kemiskinan, dan Pertaruhan Kebijakan di Batubara

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:32 WIB

Libur Distribusi Jadi Pemicu Kelangkaan, Disnakerperindag Batubara Ungkap Fakta LPG 3 Kg

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:14 WIB

Warga Mengeluh Gas LPG Langkah, Disperindag Batubara Ngaku Telah Turun Lapangan

Berita Terbaru