Kades Bandar Rahmad Curhat, “Beginilah Kondisi Jalan Didesanya”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Desember 2018 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Jalan Pariwisata Desa Bandar Rahmad Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara, Rabu (05/12/2018) terendam banjir. Banjir yang menggenangi akses jalan menuju desa terisolir itu akibat pasang besar air laut (Pasang Rob).

Kepada Desa Bandar Rahmad Sub Misman mengaku tidak heran dengan kondisi jalan pariwisata menuju desanya, sebab, ia mengaku daerah yang dipimpinnya itu sudah menjadi langganan banjir ketika pasang besar air laut.

“Beginilah kondisi desa kami, saat air pasang Air Laut naik”, Curhat Kades Bandar Rahmad Submiswan dilokasi pantai Selasa (04/12/2018) sembari menunjukkan kondisi jalan pariwisata didesanya terendam pasang air laut, hingga setengah meter naik ke badan jalan.

Foto pasang air laut yang merendami badan jalan pariwisata itu juga, diuploadnya didinding akun facebook miliknya. Dengan penjelasan curhat, banyak akun facebook yang mengomentarinya.

Dengan kondisi itu, lanjut dia, masyarakat terpaksa tidak bisa menggunakan jalan pariwisata itu untuk keluar beraktifitas, karena, jalan yang amblas dibantai gelombang air laut itu terus terkikis, sehingga hanya pasir yang menjadi dasar jalan, dan tidak bisa dilalui dengan kenderaan warganya.

Baca Juga :  Baru 20 Persen, Proyek Tanggul Pemecah Ombak Terancam Tak Selesai

Baca juga : Baru 20 Persen, Proyek Tanggul Pemecah Ombak Terancam Tak Selesai

Pantau zulnas.com rabu (05/12/2018) dilokasi jalan pariwisata Desa Bandar Rahmad sedang dikerjakan proyek beronjong dengan anggaran APBD Tahun 2018. Proyek yang berbiaya 950 juta itu masih belum mampu untuk mengkaper seluruh jalan untuk penahan ombak yang terus mengikis badan jalan dilokasi itu.

Kaban BPBD Batubara Muhammad Nasir Yohanan

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muhammad Nasir Yuhanan mengaku telah menganggarkan proyek untuk penahan ombak melalui pemerintah pusat, namun sayangnya hingga kini belum terealisasi dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Zahir : Alwasliyah Harus Mampu Antarkan Kadernya Jadi Pejabat

“Kita sudah anggarkan proyek batu pemecah ombak kepada pemerintah pusat. Rencananya akhir tahun ini, tapi karena bencana akhir tahun terjadi dibeberapa daerah, akhirnya proyek APBN untuk pemecah ombak itu ditunda”, Ujar Muhammad Nasir Yohanan diruang kerjanya, Senin (03/12/2018).

Saat ini, kata Nasir, Dinas PU P Batubara sedang mengerjakan proyek Batu pemecah ombak dengan sistem kawat beronjong, dengan kondisi anggaran yang minim, proyek pekerjaan ABPD itu hanya mampu mengkaper sebahagian jalan saja, mudah- mudahan ditahun anggaran 2019, proyek yang kita usulkan bisa terealisasi kedaerah.

Soal tehnis pelaksanaan proyek agar dapat berjalan maksimal, Nasir menjelaskan dipasang secara baik disesuaikan dengan kondisi bentuk pantai, agar air pasang yang mengahantam sisi jalan tidak amblas.

“Tehnis kerjanya harus disiasati kayak try port, sehingga bentuknya dapat menahan ombak yang datang”, ujar Nasir sembari menggambarkan bentuk beton pemecah ombak. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar
Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran
Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Digerebek 16,45 Gram Sabu Ditemukan di Kampung Padang

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:05 WIB

LABUHANBATU

Dibekuk di Panai Hilir, Pengedar Sabu Sebut Nama Y Sebagai Pemasok

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:45 WIB