Inilah Akibat Sering Konsumsi Obat Kuat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 September 2019 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Medan — Diduga lantaran tak tahan mengkonsumsi obat kuat, seorang laki-laki tewas di salah satu kamar Hotel Budi Baru di Kecamatan Medan Belawan dalam kondisi terlentang di atas tempat tidur.

Kapolsek Belawan Kompol Safaruddin Tama Siregar, Senin, mengatakan, korban K (54) merupakan warga asal Besitang Bukit Kubu, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Korban pertama kali ditemukan oleh pegawai hotel. Saat itu saksi bernama Erlina mendatangi kamar tempat korban menginap dengan tujuan memberitahukan bahwa waktu menginap sudah habis.

Baca Juga :  Menyelinap Masuk Kerumah, Polsek Labuhan Ruku Amankan Wanita Diduga Defresi 

Saksi kemudian menggedor pintu namun tak kunjung mendapat respons dari korban. Saksi kemudian memanggil pegawai lainnya bernama Jenifer untuk menemaninya masuk ke dalam kamar korban.

Saat kedua saksi membuka pintu kamar korban, mereka melihat korban dalam posisi tidur terlentang tanpa busana. Mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Belawan.

Baca Juga :  Bupati Batubara Raih Penghargaan Pemerintah Terbaik Salurkan Kredit Ultra Mikro 2019

“Korban menginap dari hari Minggu semalam. Saat ditemukan petugas, korban sudah tidak bernyawa,” katanya.

Mengenai penyebab kematian, katanya, petugas menemukan sebuah kotak obat kuat di dalam kamar korban. Diduga tubuh korban tak kuat mengonsumi obat tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Yang mencurigakan itu ditemukan kotak obat kuat dalam kamar hotel tersebut,” jelasnya. (ant)

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Di Balik Gerobak Sederhana,Ada Hati Ibu yang Tak Pernah Menyerah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:00 WIB

LABUHANBATU

Bupati Dan Kapolres Labusel Dukung PWI Perkuat Informasi Publik

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:23 WIB