R APBD Batubata Tahun Anggaran 2019 1,2 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 November 2018 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Hingga saat ini, nota Ranperda APBD Batubara Tahun 2019 Jum’at kemarin masih dalam proses pembahasan badan anggaran (Banggar) DPRD dan Pemkab Batubara. Dan dijadwalkan selesai dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (APBD), pada Kamis (22/11/2018) mendatang.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Batubara H Zainuddin, SH melalui Kabag Risallah dan Persidangan, Mukhayar mengatakan bahwa pembahasan R APBD 2019 masih terus berjalan, sampai disahkan menjadi Perda.

Sedangkan pembahasan tersebut dilakukan setelah KUA-PPAS APBD Tahun 2019 selesai dibahas dan disepakati bersama oleh Pemkab dan DPRD Batubara melalui sidang paripurna Selasa (15/11/2018).

Baca Juga :  Bupati Batubara Sebut Natal Membawa Kedamaian Bagi Umat Kristiani

“Pengesahan KUA – PPAS ini sebagai dasar penyusunan Ranperda APBD Batubara 2019 sebagaimana paraturan dan perundangan berlaku,” tukas Mukhayar.

Secara singkat rincian APBD Batubara 2019 sebagaimana disampaikan Bupati Batubara H RM Harry Nugroho, SE (foto) total belanja daerah sebesar Rp 1,2 triliun.

Komponen belanja terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 671,9 miliar dan belanja langsung sebesar Rp 554, 044 miliar.

Baca Juga :  Berlakukan Program 720 Jam Nyala, PLN Gencar Sosialisasi ke Pelanggan

Menurut bupati buah dari pembangunan harus dapat dinikmati masyarakat. Program-program yang pro rakyat harus kedepankan melalui prioritas pembangunan APBD Tahun 2019.

Semangat memacu pembangunan di Kab Batubara ini merupakan manifestasi dari kesungguhan dalam melakukan pembangunan disegala sektor, sehingga memacu semangat untuk terus mencari dan meningkatkan sumber-sumber pendapatan guna meningkatkan kebutuhan masyarakat. ****Zulnas

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Dan Kapolres Labusel Dukung PWI Perkuat Informasi Publik

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:23 WIB