Kadinsos Sebut, Program Sembako Cegah Penyakit Stanting di Batubara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2020 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara –Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batubara Ishak Liza menyebutkan program bantuan sembako dari pemerintah Pusat tahun anggaran 2020 bertujuan untuk mencegah penyakit Stanting kepada masyarakat Indonesia.

Dengan mencukupi kebutuhan berupa beras yang berkualitas setiap bulannya kepada masyarakat, sehingga pemerintah telah menekan kemungkinan munculnya gejala penyakit bayi kerdil (Stanting) di sejumlah daerah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batubara Ishak Liza menjelaskan Bantuan sembako yang disalurkan kepada masyarakat miskin tahun anggaran 2020 telah memenuhi empat kebutuhan komoditi pangan kepada masyarakat.

Dari empat komoditi yang disalurkan itu, pemerintah memastikan bahwa suplai makanan yang disalurkan kepada masyarakat telah mengandung unsur protein dan gizi yang cukup untuk dikonsumsi bagi masyarakat miskin.

Baca Juga :  Dicecar Soal Bansos, Ishak Sebut Lebih Banyak Jumlah Miskin dari Pada Jumlah Penerima

“Bantuan beras yang disalurkan itu mengandung karbohidrat, protein hewani berupa telur, terpenuhinya protein nabati, kacang- kacangan dan sayuran,” Ujar Ishak Liza di hadapan ratusan Agen E-warung di Batubara di aula kantor Disdik, Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Rabu (05/02/2020).

Baca Juga : Perubahan Nomenklatur, Picu Keterlambatan Penyaluran Bansos di Batubara

Terkait bantuan penyaluran beras kepada para KPM, Ishak menekankan kepada verum Bulog sebagai suplayer untuk memberikan beras yang berkualitas, jangan sampai beras yang disalurkan itu mengandung bauk dan busuk.

“Ditahun 2020 ini, Kualitas berasnya naik, tidak lagi menggunakan medium, tetapi Premium yang harganya jauh lebih mahal dari medium,” tegas Ishak sembari menjelaskan Landasan hukum, nomer 11 tahun 2009, tentang kesejahteraan sosial

Baca Juga :  KPU Batubara Gelar Simulasi Pemilu 2019

Beberpa daerah seperti Kabupaten Asahan, Tanjung Balai dan Sergei, kata Ishak, bantuan beras kepada masyarakat yang disalurkan sudah menggunakan Premium,

“Jadi, jangan sampai beras yang disalurkan di Batubara itu kualitasnya dibawah medium. Kalau itu terjadi, Dinsos bisa mempermasalahkan Verum Bulog,” Terang Ishak.

Kepada para agen e-warung, Ishak menegaskan agar tidak main- main dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat, sedangkan kepada para TKSK yang ditugaskan disetiap kecamatan, Ishak meminta agar dapat mengontrol kualitas beras yang disalurkan para agen. Terangnya. ****

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih
Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara
Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan
Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi
Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara
Singapore Land Batubara Berbagi Berkah Sambut Ramadhan 1447 H, Anak Yatim dan Dhuafa Terima Sembako
Menjawab Keluhan Petani, Bupati Batubara Turun Tangan Hempang Sungai Ramunia
Sawah Mengering, Suara Petani di Batubara Menunggu Tindakan

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 03:49 WIB

IPK Batubara dan Karang Taruna Berbagi 2.000 Takjil Gratis, Semarakkan Ramadan di Depan MPP Air Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:45 WIB

Dana Darurat, Integritas Darurat: Ujian Bersih-Bersih Pemerintahan Batubara

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:33 WIB

Pusaran Korupsi BTT 2022 Melebar, Kejari Batubara Tahan Kadis Kesehatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIB

Mandi Balimau Meriah, Budaya Melayu Batubara Hidup dan Gerakkan Ekonomi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:39 WIB

Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara

Berita Terbaru