Perjuangkan Listrik Nasional, Pelita Indonesia Siapkan Jaringan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Agustus 2019 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara –DPP Pelita Indonesia terus mengembangkan sayap mulai ditingkat desa hingga kabupaten/kota. Langkah awal, setelah audiensi kepada pemerintah dan BUMN, Jaringan organisasi yang bergerak dibidang kelistrikan itu akan terus melakukan pergerakan dalam memperjuangkan kebutuhan rakyat akan listrik secara nasional.

Ketua DPP Pelita Indonesia, Effendi Tanjung menyebutkan Pelita Indonesia bersama jaringannya akan terus membantu pemerintah daerah dan perusahaan BUMN dalam memperjuangkan kemudahan listrik kepada rakyat, kemudahan yang didapatkan itu, paling tidak dalam mempermudah masuknya jaringan listrik di daerah-daerah terpencil pelosok desa di Indonesia.

Sejauh ini, kata ET, panggilan akrabnya, masih banyak desa yang belum mendapatkan aliran listrik didaerah, baik itu didaerah Batubara maupun luar daerah. Kesulitan untuk mendapatkan aliran listrik itu menurutnya dengan berbagai persoalan yang kompleks yang didahapai masyarakat, seperti pada Desa Pertambahan Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedage.

Dimana Didesa itu, kata Et, seperti hidup zaman batu. Masyarakatnya tak dapat menikmati lampu. Selain akses jalan infrastruktur yang sulit dilalu, didaerah itu juga terdapat ada 30 kepala keluarga (KK) yang hidup dan berkembang disana.

Baca Juga :  UKPBJ Lelang 27 Paket Tender Dari Disdik dan PUTR Batubara

Baca Juga : Belum Dialiri Listrik, Warga Desa Pertambatan Serasa Hidup di Zaman Penjajahan

“Itulah pentingnya perjuangan ini, sehingga dengan kehadiran Pelita Indonesia tidak dalam rangka menyalahkan pemerintah dan BUMN tetapi dapat mendorong kelancaran listrik secara nasional”, Ujar Ketua DPP Pelita Indonesia Effendi Tanjung pada audiensi ke PT PLN Cabang Area Pematang Siantar jum’at (09/8/2019) kemarin.

Sementara itu, Manager PT. PLN Area Pematang Siantar Joy Mart Soaduon Sihaloho menyebutkan pihaknya bersedia untuk mencukupi kebutuhan listrik didaerah. Sepanjang daerah itu didukung oleh pemerintah, PLN tidak punya alasan untuk menolak pasangan aliran listrik kepada rakyat.

“PLN bertanggung jawab dengan pasangan aliran listrik kepada masyarakat, namun, untuk tiang dan instalasinya itu menjadi tanggung jawab pemerintah di daerah”, tegas Haloho panggilan akrabnya.

Foto bersama : DPP Pelita Indonesia foto bersama dengan Meneger PLN Area Pematang Siantar dan Kepala ULP Rayon Tanjung Tiram, Lima Puluh, dan Rayon Indrapura dikantor PLN setempat jum’at 9/8/2019. (Zulnas)

Untuk kelancaran aliran listrik didesa-desa, kata Haloho, pemerintah dan pihak-pihak terkait perlu duduk bersama dalam mengkaji tata kelola listrik secara nasional. Sebab, dibeberapa daerah, dalam persoalan PPJ dan PJU, Bupati punya peran penting termasuk pihak DPRD sebagai pembuat Peraturan Daerah (Perda).

Baca Juga :  Perkuat Soliditas, PJS Batubara Gelar Konsolidasi Organisasi

Dikatakannya, perushaan- perusahan besar yang beroperasi di wilayah Batubara kini sudah menjadi pelanggan terhadap PT. PLN Persero. Perusahan besar yang menggunakan jasa PLN itu tentu menggunakan aliran listrik dengan berskala besar.

“Ini perlu menjadi perhatian, sehingga semakin bertambahnya pelanggan PLN maka semakin bertambah pula jumlah PPJ yang didapatkan pemerintah daerah. jadi dia saling menguntungkan “, tegasnya.

Haloho menjelaskan, Perusahan Multi Nabati Asahan (MNA) saat ini adalah salah satu pelanggan PT PLN. Perushaan yang bergerak dibidang Nabati telah itu melakukan penambahan daya hingga 27 Mega What.

“PLN bersedia untuk menerima tambah daya bagi siapa saja, jika ada pengusaha- pengusaha yang mau melakukan penambahan daya, kami siap membantunya”, terang Haloho. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara
Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”
Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot
Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:45 WIB

Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan

Rabu, 16 September 2026 - 11:43 WIB

Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Polres Labuhanbatu Gelar Warung Polri Presisi Minggu Ke-24

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:37 WIB