Terkait Silpa Tahun 2025, Ini Penjelasan Kadis BKAD Batubara

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Batubara Mei Linda Suryanti Lubis S.STP, M.A.P, mengatakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025 yang besar itu merupakan konsekuensi logis dari dinamika pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hal tersebut disampaikan Mei Linda lubis kepada zulnas.com melalui via Whats App kamis 2 April 2026.

Mei memuebutkan, Keberadaan SiLPA tidak semata-mata mencerminkan lemahnya perencanaan, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor teknis dan struktural dalam pengelolaan keuangan daerah.

Pertama, Mei menjelaskan, SiLPA berasal dari efisiensi pelaksanaan tender kegiatan . Dalam proses pengadaan barang dan jasa, nilai kontrak hasil tender seringkali lebih rendah dibandingkan pagu anggaran yang telah ditetapkan.

Lalu, Selisih antara pagu dan realisasi tersebut menjadi sisa anggaran. Jika diakumulasikan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan, di Batubara, nilai efisiensi ini dapat menjadi signifikan.

Baca Juga :  Pengurus SMSI Kabupaten Batubara Periode 2025-2028 Dilantik

Kedua, SiLPA juga dipengaruhi oleh adanya penerimaan transfer dari pemerintah pusat yang terjadi di akhir tahun anggaran. Beberapa alokasi seperti tunjangan guru (THR dan gaji ke-13), serta dana bantuan darurat dari pemerintah pusat pasca bencana, kerap ditransfer setelah perubahan APBD disahkan oleh DPRD. Ujarnya.

Oleh karena itu. dana tersebut masuk mendekati atau bahkan pada tanggal 31 Desember, maka tidak memungkinkan untuk direalisasikan dalam tahun berjalan dan akhirnya tercatat sebagai SiLPA.

Ketiga, dari perspektif fiskal, SiLPA memiliki fungsi strategis sebagai instrumen pengendalian defisit dan menjaga stabilitas keuangan daerah. SiLPA dapat dimanfaatkan untuk menutup potensi defisit pada tahun anggaran berikutnya serta menjaga likuiditas kas daerah agar tetap dalam kondisi aman.

Baca Juga :  Ncekli, Pejabat Pemkab Batubara yang Dekat dengan Wartawan

Dengan demikian, SiLPA perlu dipahami tidak hanya sebagai sisa anggaran, tetapi juga sebagai bagian dari mekanisme pengelolaan fiskal yang mencerminkan efisiensi, dinamika transfer pusat-daerah, serta upaya menjaga kesinambungan keuangan daerah. Tegasnya.

Sebelumnya, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batubara dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 pihak legislatif memberikan catatan dan meminta penjelasan terkait Silpa anggaran yang besar 74 milyar Tahun 2025.

Lalu, menanggapi hal tersebut, Kepala BKAD Batubara Mei Linda Lubis menyebut bahwa Silpa merupakan bagian dari logis perjalanan keuangan berdasarkan laporan akutansi keuangan daerah.

SiLPA kemudian merupakan selisih lebih antara realisasi penerimaan (uang masuk) dan pengeluaran (uang keluar) selama satu periode anggaran. SiLPA muncul pada Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan menjadi bagian dari penerimaan pembiayaan tahun berikutnya. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot
Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang
Semangat Kemerdekaan Membara di Desa Padang Genting, Warga Meriahkan HUT RI ke-81
Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar
Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang

Berita Terbaru