Guru di Labuhanbatu Gunakan Wayang sebagai Media Pembelajaran Inovatif

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Rantauprapat — Inovasi pembelajaran kembali muncul dari dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu. Seorang guru model dalam kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam (ON 2) yang digelar di SMK Negeri 2 Rantau Utara, Kamis (30/10/2025), memanfaatkan wayang sebagai media pembelajaran bagi siswa-siswi.

Metode yang memadukan unsur budaya dan pendidikan ini langsung menarik perhatian para peserta pelatihan dan siswa. Penggunaan media tradisional seperti wayang dinilai efektif menghadirkan nuansa lokal sekaligus menjadikan proses belajar lebih menarik, interaktif, dan bermakna.

Dalam video berdurasi 1 menit 29 detik yang beredar di media sosial, terlihat sang guru menggunakan wayang untuk menyampaikan materi sejarah penyiaran agama Islam di Indonesia. “Melalui kesenian ini, ajaran Islam dapat disampaikan dan diterima oleh masyarakat Indonesia,” ujar guru tersebut dalam sesi pembelajaran.

Baca Juga :  Pemkab Labuhanbatu Laksanakan Pembahasan Perjanjian Kerjasama TTE

Terpisah, salah seorang peserta pelatihan, Fauzi Ramdhan Ritonga, menyampaikan apresiasinya melalui pesan WhatsApp kepada awak media. Ia menilai praktik peer teaching yang dilakukan selama pelatihan memberikan banyak manfaat bagi guru.

“Kegiatan ini mengkolaborasi prinsip pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Penggunaan media yang kontekstual dengan materi sangat dibutuhkan di era modern ini,” ungkap Fauzi.

Ia menambahkan, pendekatan kreatif seperti ini membantu guru memahami pentingnya strategi pembelajaran yang tidak hanya menekankan teori, tetapi juga menghidupkan kembali kearifan lokal dan nilai budaya bangsa dalam proses belajar.

Baca Juga :  Terkait Ranperda, Ini Pesan Bupati Labuhanbatu Kepada OPD

Pelatihan ON 2 ini diikuti oleh puluhan guru dari berbagai SMK di Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi guru yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran mendalam dan berpusat pada peserta didik.

Dengan inovasi seperti ini, dunia pendidikan diharapkan semakin adaptif dan kreatif, tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi jati diri bangsa. (Ceha).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sabet 2 Gelar di Wilayah III, SMK YAPIM Rantauprapat Melaju ke Final
Apel Gabungan, Asisten I Sampaikan Isu Utama Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Perang Melawan Narkoba di Labuhanbatu: Polisi Ungkap Ratusan Kasus, Sita Puluhan Kilogram Sabu
Sekolah Modern, Dengan biaya Terjangkau? SMK Yapim Rantauprapat Jawabannya
Makna Menampilkan Pasangan di Media Sosial: Antara Ekspresi Cinta dan Privasi
Riris Melati Sinaga: Kartini Kritik Ketidakadilan Melalui Tulisan
Wabup Labuhanbatu Turut Sambut Angkatan Ke-28 Alumni SMA Plus Rantauprapat
Arjan Priadi Ritonga Kecam Karikatur Tempo, Ajak Publik Sikapi Informasi Secara Jernih

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:50 WIB

Sabet 2 Gelar di Wilayah III, SMK YAPIM Rantauprapat Melaju ke Final

Senin, 11 Mei 2026 - 21:03 WIB

Apel Gabungan, Asisten I Sampaikan Isu Utama Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Senin, 27 April 2026 - 20:59 WIB

Perang Melawan Narkoba di Labuhanbatu: Polisi Ungkap Ratusan Kasus, Sita Puluhan Kilogram Sabu

Kamis, 23 April 2026 - 09:54 WIB

Sekolah Modern, Dengan biaya Terjangkau? SMK Yapim Rantauprapat Jawabannya

Rabu, 22 April 2026 - 21:37 WIB

Makna Menampilkan Pasangan di Media Sosial: Antara Ekspresi Cinta dan Privasi

Berita Terbaru

BATUBARA

Ustadz M. Zein Damanik Doakan Raih Haji Mabrur

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:49 WIB

BATUBARA

Raih WTP, Baharuddin Siagian Sumringah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:14 WIB