Penasaran Dengan Kapal dan Jetski, Oky Akan Panggil Dinas Bersangkutan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juli 2019 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zulnas.com, Batubara — Ada hal yang menarik perhatian wakil Bupati Batubara Oky Iqbal Frima saat sidak meninjau kantor pemerintahan desa di sejumlah kecamatan. Pada acara sidak itu, Oky juga menemukan sejumlah aset kapal dan Jetski yang tak terurus.

Karena merasa penasaran dengan aset di masa kepemimpinan yang lalu, ia berjanji akan memanggil dinas yang mengelola kapal dan jetski itu untuk dimintai penjelasan.

“Ya nanti pasti seluruh OPD yang punya kapal dan Jetski akan kita panggil kemari semua dan kita pertanyakan juga sama mereka dengan permasalahan aset aset kita yang ada” ujar Oky kepada awak media.

Baca Juga :  Usai Pilkades, Ini Pesan Kapolres
Jetski milik BPBD Batubara terlihat mangkrak di tangkahan Desa Suka Jaya dekat kantor BPBD Batubara

Oky merasa prihatin dengan kondisi kapal yang dikelola oleh dinas terkait. Keprihatinan itu terlihat saat Oky meninjau langsung beberapa kapal dan Jetski yang mangkrak berada persis di tangkahan desa Sidomulyo, dan dilokais lainnya pada kamis (5/7/2019) lalu.

Aset pemkab sebagai kenderaan diatas air itu akan diperjelas oky setelah memanggil kepala dinas yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

“Hampir 7 tahun yang lalu aset kenderaan atas air ini dibeli, tapi luput dari perhatian, makanya akan kita minta penjelasan dari dinas yang mengelolanya”, terangnya.

Baca Juga :  Sapma IPK Batubara dilantik, Ini Pesan Ketua KNPI Rafdinal Maliky

Kenderaan yang dibeli menggunakan dana APBD Batubara itu, kata Wabup dapat dipungsikan sebagai sarana transportasi laut sebagai objek wisata. Jika ini dikelola dengan baik, tentu akan menghasilkan pundi-pundi uang yang mampu mendongkrak sumber pendapatan daerah.

Dinas Kesehatan Batubara beberapa lalu sempat mencuat dana Operasional dan biaya honor petugas pulau salah nama, dimana dana pendukungnya dalam APBD Batubara selama empat tahun dicairkan, tetapi tidak pernah diterima oleh petugas kapalnya.

Sementara itu, ada juga kapal dari dinas BPBD Batubara yang mangkrak berbulan- bulan akibat rusak dan tidak diperbaiki.

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar
Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran
Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik
Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara
MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara
150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Datuk Kedatukan Lima Puluh Klaim Punya Bukti Hak Ulayat Sebelum HGU Terbit, Siap Buka Dokumen ke Publik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menelusuri Jejak Panjang PT Socfindo Tanah Gambus: Dari Perkebunan Kolonial hingga Industri Sawit di Batubara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

MAPEL Dorong Satgas Lingkungan dan Evaluasi Pemilik HGU di Batubara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Berita Terbaru