Terkait Tewasnya Kader, IPK Batubara Siap Tunggu Perintah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Februari 2019 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Loyalitas organisasi Ikatan Pemuda Karya (IPK) memang tak diragukan, ditangan Ketua Basri Saragih, IPK Batubara siap menunggu intruksi terkait dengan tewasnya salah satu kader IPK Kota Medan.

Yel-yel yang sering digaungkan IPK Setia IPK luar biasa menjadi salah satu roh perjuangan, buktinya, tragedi pembunuhan sadis yang terjadi pada kader IPK Medan Jarisman Saragih menjadi kekuatan kader didaerah untuk mencari keadilan.

Kepada zulnas.com, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Batubara menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu kader IPK Jarisman Saragih (22), di Cemara, Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (2/2/2019) kemarin.

Ketua DPD IPK Kabupaten Batubara Basri Saragih menilai, pengeroyokan tersebut merupakan suatu bentuk kebiadaban yang tidak berprikemanusiaan dan tidak sportif dalam berorganisasi.

“Massa satu orang kader kita dikeroyok oleh puluh orang yang berorganisasi lain. Ini namanya mengajak perang”, ujar Basri Saragih di Kecamatan Lima Puluh, senin (04/02/2019).

Baca Juga :  Polsek Labuhan Ruku Gelar Subuh Berjama'ah, Pol PP Tangkap 6 Waria

Baca Juga : Kader IPK Medan Jarisman Saragih Tewas Dikeroyok

Basri yang juga salah satu Calon anggota Legislatif dari partai NasDem Dapil Lima puluh itu mengatakan jika dalam sebuah organisasi berbeda pendapat itu hal biasa, tetapi tidak sampai melukai apalagi sampai menggunakan senjata tajam dan sebagainya.

“Seharusnya orang (korban) yang sudah tidak berdaya tidak boleh diperlakukan seperti itu. Satu orang dianiaya oleh puluhan orang sungguh tidak punya prikemanusiaan,” Ujar Basri.

Selain itu, ia juga menegaskan jika kejadian ini bukanlah bentrok. Melainkan sebuah penghadangan, penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh puluhan orang terhadap kader IPK Labuhan Deli, ketika melintas di Jalan Cemara, usai menghadiri pelantikan di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau, Medan.

“Menurut informasinya, peristiwa ini bukan bentrok, melainkan dicegat oleh kurang lebih 50 orang. Jadi sudah perencanaan dari awal. IPK tidak ada melakukan penyerangan,” ujarnya.

Baca Juga :  DPD IPK Angkat Affan Aulia Saragih Sebagai Sapma Batubara

Kemudian ia juga mengatakan, selain merenggut nyawa satu orang, kejadian ini juga mengakibatkan satu orang kader IPK lainnya mengalami luka-luka. Satu kader tersebut, ujar dia, mengalami luka tembak dan dipanah.

“Mereka dipersenjatai, jadi ini sudah direncanakan. Kami minta polisi bertindak tegas menangkap pelaku, dan aktor intelektual dibalik kejadian ini,” imbuhnya.

DPD IPK kota Medan, lanjutnya, telah menginstruksikan seluruh kader IPK didaerah untuk melakukan pengawalan atas kasus tewasnya seorang kader mereka itu. Namun ia juga mengimbau kepada seluruh kader IPK agar menahan diri, sepanjang aparat kepolisian bekerja maksimal.

“IPK sudah membuat satu sikap, seluruh kader IPK termasuk didaerah sudah diinstruksikan agar tetap mengawal kasus ini, termasuk kader-kader IPK didaerah lainnya,” sebutnya.

Selanjutnya, atas kejadian ini, kata Basri, DPD IPK akan menggelar aksi damai, guna menyampaikan duka cita yang rencananya akan digelar minggu depan dikantor Bupati Batubara dan kantor Kapolres setempat. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai
Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)
Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?
Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton
Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping
Daftar Nama-Nama Pemilik HGU Kebun di Batubara, Pansus Plasma DPRD Inventarisasi 13 Perusahaan
Pansus Plasma DPRD Batubara Mulai Bongkar Data 13 Perusahaan HGU, Siapkan Rekomendasi Tegas Soal Hak Kebun Masyarakat
Sidang Tipikor DAK Jalan Batubara, Usron Divonis 3 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

150 Hektare Lahan Cabai Terendam, Petani Gambus Laut Terancam Gagal Panen Diduga Akibat Pengalihan Aliran Sungai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Prof O.K. Saidin: Plasma Harus Jadikan Masyarakat Mitra, Bukan Sekadar Penonton

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:10 WIB

Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN bersama 3 Lembaga Pendamping

Berita Terbaru

BATUBARA

Menelusuri Jejak HGU Perkebunan di Kabupaten Batubara (I)

Kamis, 6 Agu 2026 - 10:00 WIB

BATUBARA

Mampukah Pansus Plasma 20 Persen Di Implementasikan?

Kamis, 6 Agu 2026 - 08:09 WIB