Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u394909811/domains/zulnas.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Legenda Batu Gantung di Danau Toba Samosir

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Mei 2022 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com — Lebaran hari raya Idul Fitri adalah salah satu momen penting bagi umat muslim untuk merayakannya. Salah satu lokasi favorit di Sumatera Utara yang sering dikunjungi wisatawan adalah Danau Toba.

Sebelum kesana, ada banyak cerita rakyat yang berkembang tentang budaya dan kebudayaan disana, salah satunya adalah Batu Gantung.

Letak Batu Gantung berada di Parapat, Sumatera Utara, tepatnya di tepi Danau Toba dan tak jauh dari Pulau Samosir.

Di balik keindahannya, Batu Gantung ternyata memiliki cerita yang diyakini masyarakat sekitar sebagai sebuah legenda.

Menurut sejarah, konon, Batu Gantung bermula dari kisah seorang gadis yang hendak dijodohkan oleh orang tuanya.

Kendati demikian, ada dua versi cerita yang berkembang di masyarakat. Versi pertama menyebut bahwa pada zaman dulu, ada sebuah desa di tepi Danau Toba yang ditinggali oleh sepasang suami istri.

Mereka dikaruniai anak gadis yang cantik dan berbakti bernama Seruni. Ketika berusia remaja, Seruni memiliki kekasih bernama Sidoli.

Suatu ketika, mereka terpaksa harus berpisah, karena Sidoli pergi merantau untuk memenuhi biaya pernikahannya bersama Seruni.

Di tepi Danau Toba, Seruni meminta Sidoli berjanji bahwa ia akan kembali lagi. Seruni pun terus menunggu sang kekasih hati.

Sementara itu, ayah Seruni adalah seorang petani sekaligus nelayan. Akan tetapi, hasil dari nelayan digunakan untuk berpesta hingga sang ayah terlilit utang yang sangat banyak.

Baca Juga :  34 Pekerja Ilegal Gagal Berangkat Ke Malaysia, 20 Pria dan 14 Wanita

Baca : Legenda Pulau Salah Nama, Dari Tanjung Balai ke Batubara

Baca : Legenda Kura-kura Vs Ikan, Versi OK Faizal

Baca : Jangan Ngaku Warga Batubara kalau Belum Tahu Misteri Pulau Salah Nama

Baca : Misteri Makhluk Astral di Bagan Batak Kabupaten Batubara

Karena tidak sanggup membayar, ayahnya diminta menjodohkan Seruni dengan anak temannya.

Tidak punya pilihan lain, ayah Seruni menyetujuinya. Saat ayahnya sedang berbincang dengan sang ibu mengenai perjodohan itu, Seruni tidak sengaja mendengarnya.

Ia pun menangis dan teringat akan janjinya kepada Sidoli. Keesokan harinya, Seruni pergi ke ladang seperti biasa, tetapi dalam keadaan hati yang sangat sedih.

Seruni hanya berdiam sembari melamun, karena teringat akan rencana perjodohannya. Tanpa disadari, ia menangis tersedu-sedu sambil berjalan ke Danau Toba.

Ketika sampai di tepi Danau Toba, Seruni terperosok ke dalam lubang batu yang besar dan sangat gelap.

Seruni merasa ketakutan dan berteriak meminta tolong, tetapi tidak ada yang mendengarnya.

Saat itu, ada anjing Seruni bernama Toki yang melihatnya, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa.

Dalam kondisi yang sudah sangat putus asa, Seruni berteriak, “parapat, parapat batu”, yang membuat dinding batu tersebut mulai merapat dan mengimpit tubuhnya.

Baca Juga :  Dibawah Bimbingan Bakhtiar Mogaza, Kader NU Batubara Perkuatan Silaturahmi

Melihat kondisi majikannya, Toki langsung berlari ke rumah dan memberi isyarat kepada orang tua Seruni.

Sadar akan isyarat tersebut, kedua orang tua Seruni bergegas mengikuti Toki dan sampai ke tepi lubang batu tempat putrinya terjatuh.

Ayah Seruni berusaha menyelamatkan dan berniat untuk turun, tetapi mengurungkan niatnya setelah mengetahui bahwa lubang tersebut sangat dalam dan gelap.

Tiba-tiba, terdengar suara gemuruh dan guncangan besar yang membuat lubang tersebut perlahan-lahan kian menutup.

Seruni pun tidak terselamatkan, dan setelah guncangan berakhir, muncul batu besar yang menyerupai tubuh seorang gadis.

Konon, batu itu dipercaya sebagai penjelmaan dari Seruni. Masyarakat sekitar kemudian menamainya sebagai Batu Gantung.

Versi lain menyebutkan bahwa asal-usul Batu Gantung berawal dari ketika Seruni tidak terima akan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak namboru atau paribannya.

Pasalnya, calon suami yang akan dinikahkan dengan Seruni berasal dari keluarga kaya, tetapi bodoh.

Akhirnya, Seruni memutuskan untuk terjun dari tepi jurang Danau Toba bersama anjing kesayangannya.

Ketika melompat, rambut Seruni tersangkut di salah satu pepohonan yang tumbuh di tepi jurang.

Alhasil, tubuh Seruni bergantung di pepohonan tersebut bersama anjingnya, yang kemudian menjadi Batu Gantung.

Saat ini, Batu Gantung menjadi obyek wisata populer yang kerap dikunjungi wisatawan di Danau Toba. ***Kompas

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut
Turnamen Domino HPN 2026 Resmi Berakhir, Ini Para Juaranya
Bursa Ketua Golkar Sumut Memanas: Andar Amin Harahap vs Hendri Yanto Sitorus
Andar Amin Harahap: Figur Dominan di Bursa Ketua DPD Golkar Sumut
Hendri Yanto Sitorus: Jejak Tokoh Muda Golkar dari Akademisi hingga Kepala Daerah
Kelompok 80 Desak Polres Sergai Periksa IUP dan HGU PT DMK, Dugaan Alih Fungsi Lahan Menguat
Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai
PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 12:27 WIB

DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:02 WIB

Turnamen Domino HPN 2026 Resmi Berakhir, Ini Para Juaranya

Senin, 19 Januari 2026 - 22:40 WIB

Bursa Ketua Golkar Sumut Memanas: Andar Amin Harahap vs Hendri Yanto Sitorus

Senin, 19 Januari 2026 - 22:29 WIB

Andar Amin Harahap: Figur Dominan di Bursa Ketua DPD Golkar Sumut

Senin, 19 Januari 2026 - 22:22 WIB

Hendri Yanto Sitorus: Jejak Tokoh Muda Golkar dari Akademisi hingga Kepala Daerah

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Tekankan Standar Gizi pada Program MBG di Labuhanbatu

Selasa, 24 Feb 2026 - 12:18 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Tegaskan SPPG Jaga Kualitas MBG

Senin, 23 Feb 2026 - 13:11 WIB

LABUHANBATU

Keutamaan Sholat Tarawih, Cahaya Malam Ramadhan yang Menyentuh Hati

Minggu, 22 Feb 2026 - 23:17 WIB

LABUHANBATU

Anak Tidak Lambat, Kita yang Terburu-Buru

Minggu, 22 Feb 2026 - 06:14 WIB