KNPI Sumut Serukan Persatuan di Tengah Keterbelahan Kepengurusan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, MEDAN – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sumatera Utara menyerukan sikap arif dan bijaksana dalam menyikapi keterbelahan kepengurusan organisasi yang terjadi sejak tingkat pusat hingga daerah. Hal itu disampaikan dalam siaran pers yang diterima pada Sabtu (26/4) oleh Ketua DPD KNPI Sumut, Samsir Pohan, didampingi Sekretaris Muhammad Asril.

Samsir menegaskan, keterbelahan kepemimpinan KNPI bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan berakar dari dinamika panjang yang bermula di tingkat pusat dan menjalar ke provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan.

“Dinamika yang cukup panjang ini agar kita sikapi dengan arif dan bijaksana,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa DPP KNPI di Jakarta saat ini tengah berupaya melakukan proses penyatuan kembali kepengurusan melalui mekanisme organisasi yang sah dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Menanggapi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sumut yang digelar di bawah kepemimpinan El Adrian Shah, Samsir menyebut hal itu sebagai bagian dari dinamika organisasi yang patut dihargai.

Baca Juga :  TBUPP Ajak Masyarakat Batubara Dukung Upaya Pemerintah Tanggulangi Virus Corona

“Kami memahami suasana kebatinan itu dan menghargai posisi dan sikap Bung El Adrian Shah beserta jajarannya,” ujar Samsir. “Keterbelahan ini murni akibat dinamika di tingkat pusat.”

Dalam pernyataan resminya, KNPI Sumut menyatakan tidak ingin membuka kembali secara rinci riwayat keterbelahan organisasi, dan menyerahkan penilaian kepada publik melalui dokumentasi resmi dan jejak digital dari peristiwa Kongres Pemuda di Bogor dan Ternate.

Samsir juga menegaskan bahwa kepemimpinan yang dijalankannya saat ini berpegang teguh pada AD/ART KNPI dan hukum yang berlaku di Indonesia. Ia menekankan, pernyataan yang dikeluarkan tidak bermaksud tendensius dan tetap menjunjung tinggi semangat persaudaraan dalam keluarga besar KNPI.

Lebih lanjut, KNPI Sumut di bawah kepemimpinan Samsir-Asril berencana menggelar Musyawarah Daerah KNPI Sumut dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan sesuai hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut, DPRD Sumut, Polda Sumut, Kodam I Bukit Barisan, dan instansi terkait lainnya.

Baca Juga :  Perdana, 400 Ekor Sapi di Suntik Vaksin di Kecamatan Laut Tador

“Kami menghimbau pengurus daerah KNPI kabupaten/kota se-Sumut agar bersiap dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing,” tulisnya.

Dalam semangat rekonsiliasi, Samsir juga mengajak seluruh pemuda dan pimpinan OKP di Sumut untuk menyukseskan Musda mendatang, sembari berharap keterbelahan KNPI segera berakhir dengan peleburan secara nasional.

“Dalam waktu yang mestinya tidak lama lagi, melalui upaya cermat pemerintah pusat, kita akan merasakan kembali suasana kepemudaan di satu rumah besar beratap kehangatan dan optimisme menyongsong kebangkitan pemuda,” tegasnya.

Di akhir pernyataan, KNPI Sumut menyampaikan komitmennya untuk mengikuti arahan Pemerintah Provinsi Sumut dalam memfasilitasi dan memediasi proses penyatuan kepengurusan di daerah.

“Demikian pernyataan ini kami sampaikan kepada semua pihak terkait di Provinsi Sumatera Utara agar menjadi maklum,” pungkas Samsir.

Kalau kamu butuh versi pendek atau untuk caption medsos juga, tinggal bilang ya. (Imam).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Jumat, 4 September 2026 - 18:53 WIB

Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Polsek Kualuh Hulu Ungkap Kasus Sabu,Satu Tersangka Diamankan

Selasa, 8 Sep 2026 - 11:29 WIB