3 Pintu Masuk Kota Medan Bakal Dibangun Gapura ‘Model Kekinian’

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Medan – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan membangun kembali tiga gapura yang berada di pintu masuk Kota Medan. Nantinya, gapura tersebut akan berarsitektur monokrom atau kekinian.

Ketiga gapura tersebut berada di pintu masuk Kota Medan dari Kabupaten Deli Serdang. Seperti di Jalan Gatot Subroto tepatnya di jembatan Kampung Lalang, di Jalan Sisingamangaraja (Amplas), dan di Jalan Jamin Ginting (Tuntungan).

Wali Kota Medan Bobby Nasution melalui Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan Endar Sutan Lubis mengatakan meskipun bergaya kekinian, ikon Melayu tidak akan dihilangkan di dalam gapura tersebut. Dia mengaku desain untuk gapura tersebut sudah disiapkan.

Baca Juga :  Idul Adha, Zahir Salurkan 43 Ekor Hewan Qurban ke BKM dan Ormas di Batubara

“Tidak ada ikon Melayu dihilangkan, kami akan tempatkan tanjak, tepak dan keris Melayu di gapura yang terletak di Medan Amplas dan Jalan Gatot Subroto. Desainnya sudah disiapkan dan bisa dilihat nanti bagaimana hasilnya,” kata Endar Sutan Lubis dalam keterangan yang diterima detikSumut, Jumat (21/12/2022).

Selain ornamen Melayu, desain gapura tersebut juga menampilkan tujuh etnis yang terdapat di Kota Medan. Dengan banyak perubahan dari gapura yang lama, gapura tersebut direncanakan akan selesai di akhir tahun 2022 ini.

Baca Juga :  Bupati Zahir Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola At Tauhid

“Pengerjaan gapura tersebut akan segera dilakukan dan ditargetkan selesai akhir Desember 2022. Untuk desain pembangunan gapura sendiri banyak perubahan dari sebelumnya. Arsiteknya model monokrom atau kekinian,” sebutnya.

Misalnya di gapura yang terdapat di Jalan Jamin Ginting (Tuntungan), akan dibangun dengan menonjolkan ciri khas Karo. Hal itu guna untuk menghormati pendiri Kota Medan yaitu Guru Patimpus yang beretnis Karo.

“Diangkatnya ciri khas adat atau Suku Karo di gapura Kawasan Medan Tuntungan untuk menghormati Guru Patimpus yang merupakan pendiri Kota Medan dan ia adalah putra Karo bermarga Sembiring Pelawi,” tutupnya. ***detik.com

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024
Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam
Diduga Terkait Proyek E-Katalog, Isu OTT di Kominfo Tebingtinggi Mencuat Kadis Bantah Keras
Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk Yang Tangani Perkara Amsal Sitepu
Eks Kadis Kesehatan Batubara Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana BTT

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Baharuddin Siagian Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Isu Politik Identitas di Pilkada Batubara 2024

Senin, 27 April 2026 - 19:26 WIB

Kejar 12 Jam, Polisi Gagalkan “Serangan” Narkoba Rp57 Miliar dari Malaysia di Tol Lubuk Pakam

Berita Terbaru