Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u394909811/domains/zulnas.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Pro Kontra Misi Penyelamatan Warga Batubara di Malaysia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2020 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Rencana pemerintah daerah dalam misi penyelamatan warga Batubara yang terancam kelaparan akibat dampak covid-19 di Malaysia terus menuai kontroversi dikalangan masyarakat setempat.

Berbagai tanggapan muncul kepermukaan dengan berbagai alasan yang rasional. Bahkan ada yang menyebutkan penyelamatan warga di Malaysia adalah bagian dari sisi kemanusiaan dan tuntutan hati nurani.

Anggota DPRD Batubara H Darius SH menyatakan sependapat dengan rencana pemkab Batubara dalam upaya penyelamatan warganya yang terancam kelaparan akibat Malaysia masih menetapkan status Lockdown terhadap aktivitas tenaga kerja Indonesia yang bekerja dinegeri Malaysia.

Alasannya, Politisi Partai berlambang Ka’bah itu mengaku prihatin dan cemas akan keselamatan nyawa warga Batubara yang terancam kelaparan dan terkukung akibat dampak sistemik yang muncul akibat virus Corona.

“Inikan persoalan batiniah, persoalan penyelamatan anak bangsa, bukan persoalan kemaslahatan,” Ujar H Darius SH Menjawab zulnas.com melalui via telpon seluler terhadap pro kontra penjemputan warga Batubara yang di Malaysia, minggu (19/4/2020).

Baca Juga :  Buruh Ancam Mogok Nasional, Jika Perppu Cipta Kerja Disahkan

Terhadap persoalan kemungkinan tertularnya warga Batubara itu tergantung dari kesiapan pemerintah daerah dan gugus tugas dalam mengantisipasi kemungkinan hal yang paling terburuk.

“Tim gugus tugas kan punya standar SOP. Ada kajian komprehensif disana, punya pasilitas karantina, ruang isolasi dan alat rapid test yang akan diberlakukan dalam penjemputan warga Batubara,” Tegasnya.

Baca Juga : Pemulangan Warga dari Malaysia Mengancam Keselamatan Penduduk Batubara

Baca Juga : Malaysia Lockdown, Zahir Selamatkan 126 Warga Batubara di PHK

Baca Juga : Malaysia Lockdown, TKI ‘Makan’ Rumput untuk Bertahan Hidup

Tak hanya itu, jika kemudian pemkab Batubara membantu perlengkapan logistik untuk saudara- saudara kita di Malaysia berapa pula budget yang akan dikeluarkan pemerintah.

Darius menganalisa, jika pemkab Batubara membantu biaya mereka selama proses Lockdown, berapa kocak yang akan harus dikeluarkan pemerintah, dalam jangka lama tentu pemerintah juga hitung- hitungan.

Namun sebaliknya, jika mereka kemudian dikembalikan ke kampung halamannya, masih ada harapan bagi mereka untuk berjuang hidup dengan mengkais rezeki dilaut Batubara.

Baca Juga :  KNPI Laporkan Abu Janda, AMMI Dukung Bareskrim Tangkap AJ

Selanjutnya, jika kemudian mereka ditopang untuk memenuhi kebutuhan hidup, berapa ratus orang yang harus diselamatkan, dalam kaitan itu, justro muncul persoalan baru yaitu bagaimana pula yang belum terdata?

Sebelumnya, Ketua relawan Covid-19 Rela Berbagi Effendi Tanjung Menyatakan tidak sependapat dengan rencana pemerintah akan memulangkan warganya yang terancam kelaparan di Malaysia.

Rencana itu, menurutnya bertentangan dengan dasar kemanusiaan, bukan dari sisi kedaerahan.

Namun ia tidak menafikan niat baik pemerintah dalam misi penyelamatan. Ia hanya mengkhawatirkan kemungkinan terburuk dari kepulangan warga yang bisa saja menularkan penduduk Batubara.

“Niat pemerintah sudah baik, hanya belum tepat saja,” Tegas mantan anggota dewan tiga periode Asahan- Batubara Sabtu (18/4/2020) malam.

Pemerintah perlu arif dan bijaksana, jangan sampai warga Batubara makan rumput disana, bak buah semala kama. Semoga, *

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara
Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup
KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa
SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber
Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar
Pulang dari Kamboja, Ayub Ungkap Kisah Mengerikan: Disiksa, Diancam Ambil Ginjal, Hingga Lari Kehutan
Polres Batubara Klarifikasi: Tidak Menolak Laporan, Orang Tua Korban Sudah Dikoordinasikan ke BP2MI
Pemkab Batubara Koordinasi Intensif Lacak Keberadaan Warga Diduga Jadi Korban Perdagangan Manusia di Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:40 WIB

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara

Kamis, 6 November 2025 - 19:12 WIB

Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup

Selasa, 4 November 2025 - 15:29 WIB

KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:21 WIB

SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:01 WIB

Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar

Berita Terbaru

BATUBARA

Kejaksaan Negeri Batubara Musnahkan Barang Bukti 99 Perkara

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:39 WIB

LABUHANBATU

Insan Pers Labuhanbatu Rayakan HPN 2026

Selasa, 17 Feb 2026 - 17:03 WIB