Akibat Lockdown, TKI di Malaysia Makan Rumput Untuk Bertahan Hidup

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2020 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com — Ratusan TKI terkurung dalam sebuah bangunan sejak pemerintah Malaysia menerapkan kebijakan lockdown atau dalam bahsa setempat disebut Perintah Kawalan pergerakan (PKP) untuk mencegah penularan virus corona.

Menurut keterangan salah satu pengurus ormas Indonesia di Malaysia, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Mahbubi Ali, para TKI tersebut terkurung dalam lokasi proyek pembangunan apartemen di daerah Kuchai Lama, Kuala Lumpur karena pintu utama untuk akses keluar-masuk pekerja dikunci oleh pihak perusahaan tempat mereka bekerja

“Mereka tidak bisa keluar membeli bahan makanan karena pintu utama untuk akses keluar-masuk para pekerja ditutup (dikunci). Untuk bertahan hidup, sebagian ada yang makan rumput atau  apa saja  yang bisa dimakan untuk sekadar mengganjal perut,” kata Mahbubi ketika menyerahkan bantuan berupa beras dan ubi kepada para TKI tersebut, seperti yang dilansir media kompasiana.com, sabtu (18/4/2020).

TKI yang terkurung ketika coba masuk melalui celah bawah pintu // foto: IKMA (Kompasiana.com)

Sebagaimana dikatakan Mahbubi dalam tayangan video yang direkam ketika menyerahkan bantuan kepada para TKI yang terkurung itu, proses penyerahan bantuan dari MES dan Ikatan Keluarga Madura (IKMA) Malaysia terpaksa dilakukan melalui bawah pintu yang terkunci.

Baca Juga :  Kemendagri Ajak Stakeholder dan Masyarakat Lawan Sumber Konflik Pilkada 2020

Baca Juga : Pemulangan Warga dari Malaysia Mengancam Keselamatan Penduduk Batubara

Baca Juga : Malaysia Lockdown, Zahir Selamatkan 126 Warga Batubara di PHK

“Kondisinya begitu mengkhawatirkan. Mereka terkunci dalam kongsinya. Bantuan dari MES dan IKMA berupa beras dan ubi terpaksa kami serahkan melalui bawah gate (pintu) karena kami tidak bisa masuk. Tentu ini belum cukup karena ternyata kami baru tahu ada ratusan TKI yang terkurung,” katanya.

Dalam videonya, Mahbubi juga menunjukkan dua orang TKI yang mencoba keluar dan masuk melalui celah di bawah pintu dengan cara terlentang beralaskan kardus.

Baca Juga :  Ultah Ke-42, Bupati Talaud Sri Wahyumi 'Dihadiahi' Sel KPK
Kyai Mahbubi Ali // foto: IKMA (Kompasiana.com)

Sementara menurut keterangan pengurus IKMA, Jamal Al Fateh, sejak pemerintah Malaysia menerapkan PKP pada 18 Maret 2020 lalu, ratusan TKI itu belum pernah mendapat bantuan paket sembako dari pihak mana pun.

“Awalnya, mereka menghubungi MES melalui ketuanya, Kyai Mahbubi Ali dan beliau mengajak kolaborasi IKMA untuk menyalurkan bantuan,” kata Jamal.

Jamal ketika menyerahkan beras melalui celah bawah pintu // foto:IKMA (Kompasiana.com)

Terkait pendataan secara online yang dilakukan KBRI Kuala Lumpur, lanjut Jamal, para TKI tersebut sebenarnya sudah mengisi formulir pendataan. Namun, hingga saat ini mereka belum pernah mendapat bantuan apa-apa.

“Menurut mereka, sudah mengisi formulir pendataan yang dilakukan kedutaan. Akan tetapi, kami tahu bahwa permohonan di KBRI beratus ribu juga. Tadi pihak MES dan IKMA sudah memberitahu mereka, insya Allah besok kami akan kirimkan paket sembako lagi dengan meminta  bantuan pihak kepolisian Malaysia (PDRM) agar bisa mendapatkan akses masuk,” ujar Jamal.

Artikel ini sudah terbit di Kompasiana.com, dibawah ini linknya :

https://www.kompasiana.com/figo/5e9b444c097f3645f1025a72/terkurung-dalam-bangunan-karena-lockdown-tki-di-malaysia-makan-rumput-untuk-bertahan-hidup?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus Plasma Batubara Jemput Kepastian Hukum ke Kementan, Ditjenbun Tegaskan Kewajiban Plasma 20 Persen
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Subianto Lantik Enam Pejabat Baru di Istana Negara
Ceramah Quraish Shihab Kuatkan Hati Prabowo di Tengah Perang AS VS Iran
Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara
Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup
KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:08 WIB

Pansus Plasma Batubara Jemput Kepastian Hukum ke Kementan, Ditjenbun Tegaskan Kewajiban Plasma 20 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:39 WIB

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Soal PT Socfindo, Bupati Batubara, Pansus PAD dan HGU Temui Kementerian ATR/BPN. Apa Yang Dibahas?

Senin, 27 April 2026 - 16:22 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Subianto Lantik Enam Pejabat Baru di Istana Negara

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:47 WIB

Ceramah Quraish Shihab Kuatkan Hati Prabowo di Tengah Perang AS VS Iran

Berita Terbaru