Zulham com, Batubara — Belakangan ini, kasus pencurian marak di Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara. Pada Rabu (16/2/2022), terdapat dua kasus terjadi yaitu, pencurian Lembu terjadi di Kecamatan Sei Balai, pada hari yang sama, perampok pedagang emas juga terjadi di Kecamatan Medang Deras.
Di Kecamatan Sei Balai, Warga Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara berhasil mengamankan seorang pencuri lembu dari amukan massa. Sedangkan dua tersangka lainnya berhasil kabur melarikan diri dari amukan massa.
“Dari tiga kawan pencuri lembu tersebut, salah satu pelaku inisial Avis (30) berhasil ditangkap warga yang berasal dari daerah Sei Beluru Kabupaten Asahan,” kata Iras warga Kecamatan Sei Balai itu.
Lebih lanjut dia menjelaskan, akibat pencurian lembu yang terjadi malam itu, Avis, sempat jadi amukan warga. Sedangkan 2 (dua) orang kawan avis sempat melarikan diri,” terangnya.
Kasus tersebut, kini sudah ditangani pihak Kepolisian Resos Labuhan Ruku. Namun, karena dua pelaku masih dalam pencarian, pihak kepolisian belum mau membeberkan ihwal kasus tersebut.

“Sabar dulu bang, nanti kalau sudah lengkap, baru kita publikasikan,” tegas Kapolsek Labuhan Ruku AKP J Sijabat kepada wartawan.
Ditempat terpisah, Khoiruddin (43) Warga Desa Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batubara berprofesi sebagai pedagang emas keliling tak berdaya usai dirampok dan dipukuli oleh orang tidak dikenal di Pagurawan, Kecamatan Medang Deras.
Kepada wartawan, Korban mengakui dirinya dirampok oleh 2 orang pria saat menunggu pelanggan, seorang pria berparas perempuan (waria) di Depan Gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kota Pagurawan, Rabu (16/2/2022) sekitar pukul 15:00 Wib.
“Saat saya menunggu penjual emas, bencong (waria) itu Tak berselang lama ada 2 orang menghampiriku dengan modus meminta rokok. Tiba-tiba salah satu dari mereka memukuli, sontak langsung kulawan untuk pembelaan diri,” ujar Khoiruddin, Kamis, (17/2/2022) dikediaman rumahnya.
Saat kejadian, korban mengatakan pelaku langsung melakukan pukulan dengan kawanan perampok, sedangkan pelaku lainnya langsung mengambil tas miliknya dan melarikan diri.
“Waktu gumpalan (pukul-pukulan) satu pelakunya lagi mengambil tasku dan langsung mereka kabur, termasuk pelanggan yang aku tunggu itupun ikut melarikan diri,” ungkapnya.
Kini, keluarga korban sangat berharap kepada pihak kepolisan untuk menangkap pelaku perampokan. ***Madan