Tangan Hitam Berbalut Emas

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu — Seorang mantan guru fisika mengenang salah satu muridnya yang dahulu kerap dianggap bermasalah di kelas. Nilai pelajaran fisika murid itu selalu rendah, bahkan lembar ulangan sering kotor oleh bekas oli dan cap jari hitam. Murid tersebut bernama Taufik.

“Nilai teorinya selalu sekitar 40. Hukum Ohm tidak paham, rangkaian seri dan paralel sering tertukar,” kenang sang guru. Namun satu hal yang tidak pernah lepas dari diri Taufik adalah tangan hitam berbau bensin tanda kesehariannya membantu memperbaiki motor teman-temannya di parkiran sekolah.

Pandangan guru-guru terhadap Taufik berubah drastis pada sebuah acara besar sekolah: Pentas Seni dan Perpisahan Kelas 9. Saat acara berlangsung, listrik tiba-tiba padam. Genset sekolah rusak, teknisi tidak berada di tempat, panitia panik, dan ratusan tamu undangan menunggu dalam kebingungan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Hadiri Wisuda Sarjana Universitas Islam Labuhanbatu Angkatan XIX Tahun 2026

Di tengah situasi tersebut, Taufik berlari ke belakang panggung. Tanpa buku manual atau arahan, ia membongkar genset tua milik sekolah. Lima menit kemudian, mesin kembali menyala. Lampu panggung hidup, sistem suara berfungsi, dan lapangan dipenuhi tepuk tangan.

“Hari itu, Taufik yang nilainya 40 di kertas, mendapat nilai 1.000 di kehidupan nyata,” ujar sang guru.

Bertahun-tahun kemudian, kisah itu kembali terulang dalam bentuk berbeda. Sang guru mengalami mogok mobil di jalan tol akibat mesin overheat. Sebuah mobil double cabin berhenti untuk menolong. Di pintunya tertera tulisan Taufik Engineering Solutions.

Pria yang turun dari kendaraan tersebut adalah Taufik kini pemilik bengkel besar sekaligus kontraktor mesin. Dalam waktu sekitar 10 menit, mobil sang guru kembali normal. Bantuan itu diberikan tanpa meminta bayaran.

Baca Juga :  Dukung Kejagung, HMI Labuhanbatu Raya Desak Usut Tuntas Jual Beli Titik di Daerah

“Taufik mengatakan satu kalimat yang paling ia ingat adalah saat saya berkata, ‘Tangan kamu ini emas,’ ketika ia memperbaiki genset sekolah,” tutur sang guru dengan mata berkaca-kaca.

Kisah Taufik menjadi pengingat bahwa kecerdasan tidak selalu tercermin dari nilai akademik. Ada siswa yang unggul di balik meja ujian, dan ada pula yang cerdas melalui kerja tangan serta pengalaman nyata.

“Sekolah sering kali terlalu sempit mendefinisikan pintar,” kata sang guru. “Padahal, ada kecerdasan di ujung pena, dan ada kecerdasan di ujung obeng.”

Cerita ini menjadi refleksi bagi dunia pendidikan agar tidak memadamkan semangat siswa hanya karena mereka tidak unggul di atas kertas. Bisa jadi, merekalah yang kelak hadir menolong saat sistem dan mesin kehidupan berhenti bekerja. (Ce-Ha).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stop Salah Paham: Video Biliar Bupati – Kapolres, Bagian Acara Resmi
Jadikan Teladan Pendahulu,Polres Labuhanbatu Peringati Hari Juang Polri 2026
Minggu ke – 20, Warung Polri Presisi Polres Labuhanbatu Sapa Warga Rantauprapat
PWi Labuhanbatu 2025- 2028 Dilantik,Ini Harapan dari Wakapolres
Kapolres Labuhanbatu Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT RI di Kualuh Hulu
Beda Karakter, Beda Cara: Pertemanan Diuji Bukan oleh Perbedaan, tetapi oleh Ketidakmampuan untuk Saling Memahami
24 Paskibra SMK Yapim Rantauprapat,Tuntaskan Tugas HUT RI ke -81 dengan Disiplin Tinggi
Kapolres Labuhanbatu Turun Langsung Bagi 350 Porsi di Warung Presisi Polri

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Stop Salah Paham: Video Biliar Bupati – Kapolres, Bagian Acara Resmi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Jadikan Teladan Pendahulu,Polres Labuhanbatu Peringati Hari Juang Polri 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Minggu ke – 20, Warung Polri Presisi Polres Labuhanbatu Sapa Warga Rantauprapat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Kapolres Labuhanbatu Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT RI di Kualuh Hulu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:13 WIB

Beda Karakter, Beda Cara: Pertemanan Diuji Bukan oleh Perbedaan, tetapi oleh Ketidakmampuan untuk Saling Memahami

Berita Terbaru