Riris Melati Sinaga: Kartini Kritik Ketidakadilan Melalui Tulisan

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu — Dalam semangat memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, SMK Yapim Rantauprapat menggelar upacara penaikan bendera dengan penuh khidmat di halaman sekolah, Jalan By Pass, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Selasa (21/04/2026).

Peringatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai emansipasi, kreativitas, serta kepercayaan diri di kalangan siswa—terutama para siswi sebagai generasi penerus perjuangan perempuan Indonesia.

Suasana semakin semarak dengan berbagai rangkaian kegiatan yang digelar usai upacara. Mulai dari lomba busana adat, fashion show, pembacaan puisi, hingga lomba menulis untuk orang tua, semuanya dirangkai dalam balutan pertunjukan seni budaya yang sarat makna. Antusiasme siswa tampak begitu tinggi, mencerminkan semangat kebersamaan dan apresiasi terhadap warisan budaya bangsa.

Baca Juga :  SD Muhammadiyah 7 Rantauprapat Adakan Lomba Antar Siswa

Kepala SMK Yapim Rantauprapat, Riris Melati Sinaga, S.Pd, dalam amanatnya menegaskan bahwa peringatan Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni. Ia mengajak seluruh siswa untuk meneladani semangat juang Raden Ajeng Kartini yang berani menyuarakan kritik terhadap ketidakadilan melalui pemikiran dan tulisan.

“Perempuan hari ini harus berani bersuara melawan stigma dan diskriminasi, baik di ruang publik maupun digital. Namun, berdaya bukan berarti berjalan sendiri, melainkan mampu membangun kolaborasi dan menjaga keseimbangan,” ujarnya.

Baca Juga :  DANDIM 0209 Labuhanbatu Sabet 2 Penghargaan TMMD

Ia juga menambahkan bahwa pemikiran Kartini menekankan pentingnya pendidikan bagi perempuan, agar mampu menjadi mitra sejajar dalam membangun peradaban serta melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter.

Melalui peringatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mengenang Kartini sebagai tokoh sejarah, tetapi juga mampu menghidupkan nilai-nilai perjuangannya dalam kehidupan sehari-hari—berani berpikir kritis, menyuarakan kebenaran, serta menjunjung tinggi kesetaraan di tengah arus perkembangan zaman. (Ceha).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merasa Profesi Wartawan Dihina,PWI Sumut Resmi Laporkan Hotman Paris
PWI Labuhanbatu Apresiasi Satresnarkoba, Pelarian Tahanan 18 Hari Berakhir
Akhir Pelarian,Tahanan Z Di ringkus di Dusun Sukajaya Setelah 18 Hari Dicari
Dibekuk! Pelaku Curanmor Rantauprapat Akui Beraksi Berkali kali
Saat Jurnalis,Teknisi Listrik dan Pendidikan Satu Visi
Resah,Pungli di Jalan Umum Marbau Berakhir di Kantor Polisi
Bocah Labuhanbatu Kalahkan Ratusan Peserta Asia,Borong Emas di Olimpiade Sains
Labuhanbatu : Warung Polri Jadi Jembatan Emosional Polisi dan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Merasa Profesi Wartawan Dihina,PWI Sumut Resmi Laporkan Hotman Paris

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:56 WIB

PWI Labuhanbatu Apresiasi Satresnarkoba, Pelarian Tahanan 18 Hari Berakhir

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:04 WIB

Akhir Pelarian,Tahanan Z Di ringkus di Dusun Sukajaya Setelah 18 Hari Dicari

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:31 WIB

Dibekuk! Pelaku Curanmor Rantauprapat Akui Beraksi Berkali kali

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Saat Jurnalis,Teknisi Listrik dan Pendidikan Satu Visi

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Dibekuk! Pelaku Curanmor Rantauprapat Akui Beraksi Berkali kali

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:31 WIB

LABUHANBATU

Saat Jurnalis,Teknisi Listrik dan Pendidikan Satu Visi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:52 WIB