Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u394909811/domains/zulnas.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Cinta Ayah yang Sunyi : Menopang Hidup Tanpa Banyak Kata

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu — Dalam keluarga,kasih sayang sering di identifikasi dengan pelukan dan kehadiran fisik.sosok ibu pun kerap menjadi simbol cinta yang hangat dan terasa .Namun,ada bentuk cinta lain yang bekerja diam diam yaitu seorang “Ayah “

Ibu ibarat Selimut yang memberi kehangatan saat anak kedinginan, sementara ayah adalah rumah yang berdiri diluar.menahan angin, hujan bahkan badai agar seluruh isi di dalamnya tetap aman

Ironisnya,yang kerap dirasakan hanya hangatnya selimut bukan kokoh nya rumah yang menahan gangguan alam
Dalam perjalanan hidup anak anak sering mengingat siapa yang memangku dan memeluk saat jalan berguncang.

Jarang yang menyadari siapa yang berada didepan, menarik beban kehidupan,menjaga arah dan memastikan perjalanan tetap berjalan meski tubuh lelah dan napas terengah

Cinta ayah jarang terucap, ia hadir dalam kerja libur ,dalam keringat yang jatuh setiap hari,dan dalan penghasilan yang lebih banyak habis untuk keluarga dari pada untuk diri nya sendiri .

Ayah tidak banyak mengeluh , bukan karena tak lelah,melainkan karena ia memilih bertahan, ironisnya,saat usia menua dan tenaga melemah,masih ada ayah yang dianggap tidak peduli dan tidak hadir

Baca Juga :  Plt. Bupati Berikan Tali Asih Kepada Keluarga Veteran Pejuang Kemerdekaan

Padahal ia tidak pernah pergi diam hanya mencintai dengan cara yang sunyi Cinta ayah memang tidak selalu terasa lembut tetapi ia paling berat menopang kehidupan

Ayah dan Cinta yang tak banyak bicara ,dalam keluarga ibu sering menjadi sosok yang paling dekat dengan anak.Ia memeluk, menenangkan dah hadir disetiap keluh,namun dibalik itu ,ada ayah yang berdiri lebih jauh bukan karena tak peduli melainkan karena ia sedang menahan beban

Ayah adalah rumah yang menahan hujan dan panas,sementara ibu adakah kehangatan didalamnya. Anak anak merasakan pelukan ibu,tetapi sering lupa pada ayah yang bekerja tanpa henti agar pelukan itu bisa terus ada

Setiap hari ayah menarik ” kendaraan kehidupan”ke depan.ia menahan arah,beban dan lelah.Keringatnya jarang dihitung sebagai cinta ,padahal disanalah kasih sayang tersimpan.

Banyak orang baru memahami setelah dewasa saat mereka sendiri harus menjadi penopang keluarga ,Saat itulah disadari,bahwa cinta ayah bukan cinta yang manis tapi cinta yang kuat.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi Awal GTRA Kabupaten Labuhanbatu 2026 Digelar

Ayah tidak pernah pergi,ia hanya memilih mencintai dalam diam
Ketika kita terlalu sibuk memuji ibu dan melupakan ayah kita tumbuh dengan keyakinan bahwa ibu adalah segalanya ,ia yang paling baik,sabar dan peduli.

Keyakinan itu tidak salah tetapi menjadi keliru ketika membuat kita melupakan ayah, Ibu memberi kehangatan yang terasa.Ayah memberi perlindungan yang sering tak disadari .ibu memeluk ketika kita menangis.Ayah memastikan ada rumah,makanan dan masa depan untuk ditangisi dan di tertawakan

Cinta ayah tidak hadir dalam kate kata ,tetapi dalam kerja tanpa jeda, Dalam uang yang jarang ia nikmati sendiri.Dalam tubuh yang perlahan menua demi keluarga

Barangkali kebohongan terbesar yang kita warisi adakah kalimat ” HANYA IBU YANG PALING BAIK” padahal tanpa seorang ayah yang bekerja mati matian ,kehidupan tidak berjalan sejauh ini. Sudah waktunya kita belajar melihat cinta ayah sebelum ” PENYESALAN DATANG TERLAMBAT” . (Ce-Ha)

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Labuhanbatu Berharap Budaya Masuk Dalam Kurikulum Pendidikan
Chairil Anwar: Hidup yang Menyala Lewat Kata
Adriansyah, Hidayat, dan Andre: Trio Pelatih yang Siapkan Poslab Labuhanbatu di Liga 4 Sumut
Kejari Labuhanbatu Edukasi Pelajar SMPN 3 Rantau Utara
Langkah Pasti Labuhanbatu Menuju Kesehatan Semesta
TP-PKK Labuhanbatu Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Menyemai Kesejahteraan Keluarga Menuju 2026
Staf Ahli Bupati Labuhanbatu Pimpin Apel Gabungan: Fokus pada Ketahanan Pangan Jelang Ramadan 2026
Wabup Jamri Hadiri Paripurna DPRD Labuhanbatu, Tekankan Sinkronisasi Aspirasi Rakyat dan RKPD
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:58 WIB

Bupati Labuhanbatu Berharap Budaya Masuk Dalam Kurikulum Pendidikan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:03 WIB

Chairil Anwar: Hidup yang Menyala Lewat Kata

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:00 WIB

Adriansyah, Hidayat, dan Andre: Trio Pelatih yang Siapkan Poslab Labuhanbatu di Liga 4 Sumut

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:31 WIB

Langkah Pasti Labuhanbatu Menuju Kesehatan Semesta

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:25 WIB

TP-PKK Labuhanbatu Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Menyemai Kesejahteraan Keluarga Menuju 2026

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Chairil Anwar: Hidup yang Menyala Lewat Kata

Sabtu, 7 Feb 2026 - 16:03 WIB